BLORA – Wakil Bupati Blora Sri Setyorini melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kedungbecici yang berada di Desa Kutukan, Kecamatan Randublatung.
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat terkait kualitas sajian program Menu Bergizi Gratis (MBG) dari dapur pelayanan tersebut.
Belakangan ini, sejumlah warga menyampaikan keluhan mengenai menu MBG yang dinilai kurang layak dikonsumsi.
Baca Juga: Harga Murah, Bazar Ramadhan Kodim Blora Diserbu Warga, Ludes Dalam Waktu Singkat
Menyikapi laporan tersebut, Wakil Bupati langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan secara langsung.
“Siang ini kami menindaklanjuti laporan dari masyarakat. Ada aduan terkait sajian menu MBG di wilayah SPPG Kedungbecici, Desa Kutukan, Randublatung, yang pada bulan Ramadhan ini dinilai kurang layak,” ujar Sri Setyorini saat melakukan peninjauan di lokasi.
Dalam sidak tersebut, Sri Setyorini meminta pihak pengelola segera melakukan pembenahan terhadap kualitas makanan yang disajikan kepada para penerima manfaat, khususnya para siswa yang menjadi sasaran program tersebut.
Ia juga menekankan pentingnya penggunaan bahan baku dari wilayah sekitar agar sekaligus dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
“Kami sudah menyampaikan kepada penanggung jawab SPPG agar segera memperbaiki kualitas sajian MBG yang diberikan. Ke depan, bahan pokok diharapkan diambil atau dibeli dari wilayah sekitar sehingga bisa memberdayakan UMKM setempat atau berbelanja di pasar-pasar terdekat,” tegasnya.
Lebih lanjut, Sri Setyorini menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan terus memantau kinerja SPPG Kedungbecici untuk memastikan adanya perbaikan pelayanan.
“Ke depan kami akan terus memonitor kinerja SPPG ini, apakah benar-benar ada perubahan dan peningkatan kualitas. Jika tidak ada perbaikan seperti yang diharapkan, maka hal ini akan kami laporkan kepada BGN,” lanjutnya.
Baca Juga: Agus Palon Jadi Tersangka Dugaan Perusakan Jalan Cor di Blora, Begini Pembelaannya
Selain itu, ia juga mengingatkan tim dapur agar lebih memperhatikan standar kebersihan serta kelayakan makanan yang disajikan.
“Saya berpesan kepada tim dapur agar lebih teliti. Jangan sampai ada ulat, makanan basi, atau sajian yang tidak layak diberikan kepada anak-anak sekolah,” pesannya.
Pada kesempatan tersebut, pihak pengelola SPPG Kedungbecici juga diminta membuat surat pernyataan kesanggupan untuk meningkatkan pelayanan dan memperbaiki kualitas menu MBG.
Penandatanganan surat tersebut disaksikan langsung oleh Wakil Bupati Blora, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), serta Camat Randublatung.
Adapun pihak yang menandatangani surat pernyataan tersebut yakni Kepala SPPG Kedungbecici M. Afif, Akuntan Ahmad Nafiruddin, serta Ahli Gizi Lambang Aryanto.
Melalui surat tersebut, pengelola menyatakan komitmennya untuk meningkatkan mutu serta kualitas sajian MBG agar lebih layak dan memenuhi standar bagi para penerima manfaat. (rif)