BLORA – Para pebecak di Kabupaten Blora diajari menggunakan becak listrik dari bantuan Presiden Prabowo Subianto.
Hal itu menyusul bantuan becak listrik kepada Kabupaten Blora yang telah datang pada Selasa (23/12) malam.
Pagi tadi, Rabu (24/12) para tukang becak yang mendapatkan bantuan itu diajari.
Mereka mendapatkan sosialisasi dan pelatihan dalam pengoperasian becak listrik tersebut.
Wakil Ketua DPRD Blora yang juga kader Partai Gerindra Lanova Candra Tirtaka mengatakan alokasi sementara bantuan becak listrik yang didistribusikan ke Blora 100 unit.
Bantuan ini tidak bersumber dari anggaran pemerintah. Melainkan dana pribadi Presiden.
"Alokasi sementara 100 unit, insyaallah tanggal 28 diserahkan ke penerima," katanya.
Satu di antara tukang becak yang mendapatkan dan sudah mengikuti sosialisasi adalah Sadi, warga RT 4/RW 3 Kelurahan Kunduran Kecamatan Kunduran.
Ia senang terpilih jadi penerima bantuan becak listrik tersebut.
"Ya senang, biasanya pakai becak onthel tiap hari, capek," imbuhnya.
Ia jadi pengayuh becak sejak lima tahun terakhir. Mangkal di depan Pasar Kunduran hingga terminal.
Ia biasanya mulai mangkal menunggu penumpang sejak pukul 08.00 sampai pukul 12.00. Kemudian istirahat. Lalu kembali mangkal sore hari.
"Pemasukan gak mesti. Biasanya dapat 25 ribu," bebernya.
Salah satu anggota Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) Candra mengatakan becak listrik bantuan presiden datang pada Selasa malam.
Becak itu akan dibagikan pada pebecak yang di atas usia 55 tahun.
"Untuk becak datang semalam. Ini belum diseting kanopi dan stiker," katanya.
Menurutnya Presiden Prabowo Subianto bertujuan meringankan beban para pebecak yang sudah lanjut usia. Dengan cara membahagiakan becak listrik gratis.
Sehingga para pebecak tak perlu mengeluarkan tenaga lebih saat bekerja.
"Hari ini kita adakan sosialisasi, latihan pemakaian," tambahnya.(tos)
Editor : Ali Mustofa