BLORA - Final Festival Mewarnai digelar Jawa Pos Radar Kudus bersama Dinas Pendidikan Blora
untuk menyambut Hari Jadi ke-276 Kabupaten Blora di Pendapa Rumah Dinas Bupati Blora
kemarin. Final yang memperebutkan 36 juara dalam tiga kategori itu, diikuti 288 peserta dari 16
kecamatan.
Hadir dalam lomba ini, Bupati Blora Arief Rohman, Direktur Jawa Pos Radar Kudus Baehaqi,
Kepala Dinas Pendidikan Blora Sunaryo, dan Bunda PAUD Kabupaten Blora Ainia Shalichah.
Sebelum mewarnai dimulai, tiga penampilan pentas seni dari KB Aisiyah Blora, RA Muslimat
Sukorame Tunjungan, TK Pertiwi Setda. Ketiga penampilan tersebut membuat semangat ratusan
peserta final.
Final festival mewarnai yang diikuti 288 peserta dimulai pada pukul 08.30 dan dibuka oleh
Direktur Jawa Pos Radar Kudus Baehaqi dengan bacaan Bismillahirrohmanirrohim. Setelahnya
disusul oleh kedatangan Bupati Blora Arief Rohman dan Bunda PAUD Blora Ainia Shalichah di
tempat perlombaan.
Direktur Jawa Pos Radar Kudus Baehaqi dalam sambutannya memberikan dukungan dan
semangat bagi peserta final festival mewarnai. Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih
kepada Pemerintah Kabupaten Blora karena telah melaksanakan kerja sama dengan Jawa Pos
Radar Kudus selama hampir 10 kali.
“Sebanyak 29 ribu anak dari tingkat PAUD, TK dan RA telah mengikuti pelaksanaan babak
penyisihan di setiap kecamatan. Dari hasil kegiatan itu diambil 288 anak untuk lanjut mewarnai
dan memperebutkan juara I sampai harapan III,” jelasnya.
Bupati Blora Arief Rohman sangat berterima kasih dan mengapresiasi kerja keras Jawa Pos Radar
Kudus yang selalu mengadakan lomba mewarnai dan bekerja sama dengan Pemerintah
Kabupaten Blora. Hampir 10 kali lomba mewarnai rutin digelar setiap tahun menjelang Hari Jadi
Kabupaten Blora.
“Kami berterima kasih kepada Direktur Jawa Pos Radar Kudus dan tim panitia yang selalu support
dan berhasil mensukseskan kegiatan yang positif bagi anak-anak usia dini. Kegiatan seperti ini
sangat menguji kreatifitas anak dalam mengenal warna, agar kedepan generasi bangsa bisa
membanggakan negara,” ucapnya.
Pihaknya menerima laporan bahwa peserta lomba mewarnai sebanyak 29 ribu anak. Sedangkan
yang lolos dalam final lomba mewarnai sebanyak 288 anak.
“Angka ini menunjukkan antusiasme anak, untuk ikut mewarnai dan suatu saat dewasa nanti
akan ada kenangan mewarnai di Pendapa Bupati Blora. Semoga adek-adek menjunjung
sportifitas dan kreatifitas dalam melaksanakan lomba,” ujarnya.
Bunda PAUD Kabupaten Blora Ainia Shalichah berkesempatan untuk berbincang dan melihat
proses mewarnai yang dilakukan para peserta final. Ia mengaku pola gambar yang diberikan
kepada peserta final sangat bervariasi.
“Sesuai dengan tingkatan kelas, PAUD gambarnya sederhana, RA dan TK ini sangat detail, rumit
dan menguji keterampilan anak dalam memilih warna. Beda kelompok usia beda gambar
mewarnai,” tuturnya. (ari)