Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

VIRAL! Ucapan Pelantikan Bupati Blora: Bukan dikirimi Karangan Bunga, Tapi Bibit Pohon Sawo, Alpukat dan Cemara

Arif Fakhrian Khalim • Jumat, 21 Februari 2025 | 00:42 WIB
UCAPAN: Bibit tanaman dikirimkan sejumlah dinas untuk ucapan selamat atas dilantiknya Bupati Blora Arief Rohman dan Wakil Bupati Blora Sri Setyorini
UCAPAN: Bibit tanaman dikirimkan sejumlah dinas untuk ucapan selamat atas dilantiknya Bupati Blora Arief Rohman dan Wakil Bupati Blora Sri Setyorini

BLORA – Pemandangan berbeda terlihat di Pendopo Kabupaten Blora setelah pelantikan Bupati Blora Arief Rohman dan Wakil Bupati Blora Sri Setyorini.

Jika biasanya ucapan selamat didominasi oleh karangan bunga warna-warni, kali ini sejumlah instansi memilih cara yang lebih bermanfaat: mengirimkan bibit pohon.

Berbagai jenis pohon seperti sawo, mangga, alpukat, hingga cemara kini tertata rapi di area pendopo.

Tanaman tersebut dikirimkan sebagai bentuk dukungan dan simbol harapan bagi pemerintahan yang baru dilantik.

Beberapa dinas yang berpartisipasi dalam gerakan ini di antaranya Rumah Sakit PKU Muhammadiyah, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bankesbangpol), serta Dinas Pangan, Pertanian, Peternakan, dan Perikanan (DP4) Kabupaten Blora.

Saat tim Radar Kudus mengunjungi lokasi, sebuah pengiriman bibit pohon mangga dan alpukat dari DP4 Blora baru saja tiba.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana DP4, Sukandar, menjelaskan bahwa bibit pohon tersebut diberikan sebagai bentuk ucapan selamat yang lebih bermakna.

“Biasanya, karangan bunga setelah acara hanya akan menjadi sampah. Dengan bibit pohon, ucapan selamat ini bisa terus hidup, tumbuh, dan bermanfaat bagi lingkungan,” ujar Sukandar.

Dinas DP4 Blora mengirimkan dua bibit pohon mangga dan alpukat dengan ukuran yang berbeda, besar dan kecil.

Hal ini dilakukan tidak hanya sebagai simbolisasi ucapan selamat tetapi juga untuk mengajak dinas lain agar ikut serta dalam gerakan penghijauan.

“Gerakan ini selaras dengan program unggulan Bupati Blora, yaitu Gerbang Blora, yang fokus pada pengembangan buah lokal nusantara. Harapannya, bibit ini akan tumbuh dan berbuah, menjadi simbol keberlanjutan dan kemajuan bagi Blora,” tambahnya.

Tak hanya DP4, Rumah Sakit PKU Muhammadiyah memilih mengirimkan pohon cemara sebagai simbol keteguhan dan ketahanan, sementara Bankesbangpol menyumbangkan bibit pohon sawo yang memiliki filosofi mendalam tentang keteduhan dan manfaat bagi masyarakat.

Langkah kreatif ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak.

Selain menjadi simbol dukungan terhadap pemerintah daerah yang baru, gerakan ini juga mencerminkan kesadaran lingkungan yang semakin meningkat di kalangan instansi pemerintahan.

Sejumlah warga Blora pun menanggapi positif inisiatif ini. “Daripada kirim bunga yang hanya bertahan beberapa hari, lebih baik kirim pohon yang bisa tumbuh bertahun-tahun.

Bisa dinikmati hasilnya, bisa mengurangi panas, dan yang jelas lebih bermanfaat,” kata Arif, salah seorang warga yang tengah berada di area pendopo.

Dengan adanya tren baru ini, bukan tidak mungkin di masa depan ucapan selamat dalam bentuk bibit pohon akan semakin populer, menggantikan karangan bunga yang selama ini menjadi tradisi.

Selain lebih bermakna, inisiatif ini juga menjadi langkah nyata dalam mendukung program penghijauan dan keberlanjutan lingkungan di Blora.(Ari)

Editor : Mahendra Aditya
#Pelantikan Bupati Blora #karangan bunga #ucapan selamat #blora #bibit pohon