BLORA – Warga Dukuh Kedinding, Desa Ngraho, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora dihebohkan adanya salah satu sumur minyak tua semburkan lumpur dan gas.
Semburan gas tersebut berlokasi di tengah hamparan tegalan dekat dengan hutan. Lokasinya jauh dari permukiman warga.
Hingga saat ini semburan di sumur minyak tersebut masih terjadi.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Desa Ngraho, Sri Lestari Indajani.
"Ini saya habis dari sana, baru sampai Balai Desa ini. Untuk kejadian 08.30 WIB," katanya.
Lebih lanjut, Sri menyampaikan sampai saat ini semburan gas itu masih berlangsung. Terus mengeluarkan gas dan lumpur.
Sri mengungkapkan, ledakan pada sumur minyak tua tidak terlalu tinggi. Yaitu kisaran 1 sampai 2 meter dari bibir sumur.
Menurutnya, semburan gas itu bukan hanya terjadi kali ini saja, di lokasi yang sama juga pernah terjadi hal yang serupa.
"Dulu sudah pernah terjadi tapi sudah lama banget tahun 90 an, kalau dulu yang keluar itu lantung (minyak)," paparnya.
Bila dulu yang keluar minyak, lain hal dengan hari ini. Lantaran yang keluar gas dan lumpur.
"Tadi ceritanya suami mau ngarit di sawah, dia bersih-bersih, terus ke atas ada suara, ternyata dideketin ada yang njebrot (menyembur), aku suruh memvideo. Tapi tidak berani mendekat, karena bau latung," pungkasnya.
Lebih lanjut, Sri mengatakan sumur minyak tua selain mengeluarkan lumpur dan minyak mentah juga mengeluarkan bau menyengat yang khas dengan latung.
Sementara itu dari video yang beredar, tampak seperti lubang besar menganga. Lubang itu menyemburkan lumpur dan gas.
Sumur minyak tua tersebut kini tengah dalam penanganan aparat. Di sekitar Lokasi telah diberi garis polisi. (tos)
Editor : Ali Mustofa