Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Listrik di Blora Sering Padam, Ternyata Puluhan Trafo Mengalami Overload! Ini Dugaan Pemicunya

Arif Fakhrian Khalim • Senin, 15 April 2024 | 03:49 WIB
BENAHI: Petugas sedang memperbaiki trafo yang meledak akhir-akhir ini.
BENAHI: Petugas sedang memperbaiki trafo yang meledak akhir-akhir ini.

BLORA - Sebanyak 15 sampai 20 Trafo PLN Blora dan satu Trafo PLN Cepu mengalami Overload.

Hal itu disebabkan pengguna peralatan listrik membludak saat lebaran.

Diprediksi kondisi tersebut masih berlangsung hingga momen lebaran usai. 

Hal itu diungkapkan Manager ULP PLN Blora Setyo Karminto. 

Ia menjelaskan, sejumlah trafo yang terpasang di beberapa daerah mengalami overload.

Sehingga, menyebabkan listrik padam untuk waktu yang cukup lama.

Untuk menghidupkan trafo kembali, butuh waktu sekitar 5 jam an.

"Misal trafo terpasang 50 ribu Kva, pelanggan melebihi kapasitas penggunaan, akhirnya Trafo menjadi Trip dan mati," ungkapnya.

Setyo melanjutkan, sebenarnya setiap rumah tangga punya batasan atau toleransi 10 persen.

Akan tetapi toleransi itu sudah tifak memungkinkan, karena saking banyaknya rumah tangga yang menggunakan peralatan listrik.

Sementara Trafo tidak mencukupi kapasitas.

"Pelanggan menyalakan berbarengan bisanya saat sore hari hingga jam 10 malam," katanya.

Kondisi tersebut menurutnya karena jumlah pengguna alat lostrik menjelang lebaran cukup banyak.

Karena banyak pemudik yang pulang ke rumah, menyalakan perabot listrik dan biasnaya membawa alat listrik dari rantauan.

Diprediksi hal ini bakal terjadi hingga lebaran.

"Kadang kala tidak bisa diprediksi, karena penyebabnya juga bisa karena pencurian listrik, masih banyak ditemui," jelasnya.

Setyo mengatakan, bagi saluran listrik di travo yang overload, pelanggan dipindahkan ke trafo lain.

Selain itu, bisa juga dengan cara menambah kapasitas, namun hal itu butuh waktu yang cukup lama, sebab butuh proses pengajuan kepada PLN UP3.

"Kami belum bisa menjamin, puncak mudik warga di minggu depan belum bisa diprediksi lagi," terangnya

Kepala ULP PLN Cepu Wardoyo juga mengatakan, Travo 20 Kv di Kecamatan Jati mengalami overload beberapa hari lalu.

Namun, tidak ada kendala berarti karena hanya satu kasus, yang mengakibatkan listrik yang tersalur warga padam. 

"Iya biasanya menjelang lebaran, banyak peningkatan penggunaan peralatan listrik, sehingga memyebabkan overload," jelasnya. (ari)

Editor : Dzikrina Abdillah
#overload #padam #listrik #pln #trafo #cepu #blora #melebihi kapasitas #pengguna