BLORA – Diprediksi raih hasil positif di pilihan legislatif (pileg) tingkat Kabupaten Blora, DPC Gerindra optimistis menatap pemilihan kepala daerah (pilkada).
Bahkan, sudah ada sosok yang disiapkan untuk menjadi calon bupati (cabup) Blora 2024.
Ketua DPC Gerindra Kabupaten Blora Djoko Nugroho menyebut, sejauh ini dari hasil rekapitulasi internal, Gerindra mendapatkan 57.000 suara pada Pemilu 2024.
Perolehan itu, menempatkan partai itu di posisi keempat.
”Alhamdulillah, suara kami naik 24.000 dari lima tahun lalu," katanya.
Dengan perolehan tersebut, menurut mantan bupati Blora itu, Gerindra berpotensi masuk dalam jajaran pimpinan DPRD Blora.
Terutama menjadi salah satu wakil ketua DPRD Kabupaten Blora.
Dari lima nama caleg yang diprediksi besar jadi, suara terbanyak diraih Adiria.
Kemungkinan ia akan menjadi salah satu pimpinan dewan. Hanya, keputusannya menunggu kepastian dari DPD dan DPP Gerindra.
”Untuk mekanismenya (menjadi pimpinan dewan) ya yang suara terbanyak. Nanti akan kami ajukan ke DPD dan DPP. Mereka (DPD dan DPP Gerindra, Red) yang memutuskan," jelasnya.
Dengan capaian positif di pileg itu, pria yang kerap disapa Kokok itu mengaku, DPC Gerindra optimistis menatap pilkada pada akhir tahun nanti.
Baik untuk menyalonkan gubernur maupun bupati.
”Insya Allah kami akan melangkah menjemput momentum kemenangan ini. Baik gubernur dan bupati atau wakil bupati," katanya.
Untuk calon bupati, pihaknya sudah ancang-ancang. Di antara nama yang disiapkan, ada anak dari Kokok sendiri, Yoyok.
Dia saat ini masih menjadi anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah (Jawa Tengah).
”Sosoknya (yang kemungkinan akan maju Pilkada Blora) salah satunya Yoyok, anak saya. Yang saat ini di dewan Provinsi Jateng. Akan kami calonkan bupati," tuturnya.
Namun, pihaknya tak menutup kemungkinan selain siap nyalon bupati melawan petahana Bupati Arief Rohman, DPC Gerindra juga berpotensi berkoalisi. Menjadi calon wakil bupati.
”Bisa saja (nyalon) menjadi wakil (bupati). Kalau ada kecocokan, keinginan bersama membangun Blora ya bisa saja. Tergantung komunikasinya nanti," paparnya.
Sejauh ini, pihaknya sudah membentuk tim negosiator atau tim sukses untuk menjalin komunikasi dengan partai politik lain.
”Kami buka pintu lebar (pintu koalisi). Dalam rangka membangun Blora. Kami terbuka dengan partai lain. Tergantung nanti komunikasinya gimana," imbuhnya. (tos/lin)
Editor : Ali Mustofa