BLORA - Jalan raya masih menjadi "mesin pembunuh" mematikan. Tercatat, sejak Januari sampai Desember 2023, total ada 412 kecelakaan.
77 diantaranya meninggal dunia yang didominasi anak muda.
Baca Juga: Sedih, Begini Curhat Pedagang Pasar Ngawen Blora Pasca Kebakaran
Kapolres Blora AKBP Jaka Wahyudi mengatakan, total kasus hingga Desember ini mencapai 412 kasus.
Dari jumlah tersebut, tujuh orang mengalami luka berat. Sementara korban yang harus dilakukan ke rumah sakit karena luka ringan berjumlah 474 orang.
"Untuk korban meninggal dunia karena kecelakaan itu jumlahnya 77 orang. Baik kecelakaan motor, mobil dan truk," jelasnya.
Dia menambahkan, beberapa hal menjadi faktor pemicu kecelakaan terjadi.
Salah satunya, diawali pelanggaran atau tidak tertibnya dalam berkendara.
Hingga berakibat, pada kejadian yang tak diharapkan.
"Sederet insiden yang terjadi, didominasi kendaraan roda dua. Dengan total kerugian materil sebesar Rp 583, 2 juta," ucapnya.
Dia juga menjelaskan, hasil penindakan pelanggaran kasat mata dengan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Hand Held Tahun 2022 sebanyak 25.690 kemudian tahun 2023 sebanyak 21.650.
"Pelanggaran mengalami penurunan sebanyak 4040 turun sebesar 16 persen," tuturnya. (ari)
Editor : Ali Mustofa