BLORA - Miris dua anak di Kelurahan Kunden, Kabupaten Blora tidak sekolah.
Selain itu keduanya tinggal di rumah kumuh.
Beruntung belakangan berbagai pihak menunjukkan kepedulian.
Baca Juga: Kakak Beradik di Blora Tak Mau Sekolah dan Tinggal di Rumah Kumuh, Sang Lurah Buka Suara
Di antaranya ditunjukkan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Blora Ainia Solichah.
Baca Juga: Diduga Ganggu Istri Orang, Oknum Sekdes Bleboh Blora Digerebek Massa, Begini Kronologinya
Baca Juga: Breaking News! Tabrakan Maut Bus Eka vs Sugeng Rahayu di Jalan Geneng Ngawi, Dua Bus Hancur!
Bunda Ain panggilan akrab istri bupati blora ini langsung bertemu dengan keduanya, Yoga dan Bagas.
Keduanya kakak beradik yang bertempat tinggal di RT 3/RW 3 Kelurahan Kunden.
“Kenapa kok gak sekolah? Mas Bagas nanti rumahnya dibersihkan ya, kan di SKB sudah diajari sama bapak ibu guru," ujar Bundai Ain saat menyambangi keduanya di rumah kediaman.
Bunda Ain merasa prihatin dengan kondisi anak ATS ini.
Baca Juga: NGERI! Empat Tewas dalam Kecelakaan Maut Bus Eka vs Sugeng Rahayu di Ngawi, Begini Kronologinya!
Baca Juga: Dampak Tabrakan Maut Bus Eka vs Sugeng Rahayu: Jalan Madiun-Ngawi Ditutup!
Dia juga berharap pihak kelurahan dapat segera berkomunikasi dengan orang tua.
Selain itu, Bunda Ain berharap ada perhatian dari kelurahan tentang kondisi rumah ATS ini.
“Kedua anak ini sudah kita bantu mendaftarkan ke SKB dan SDN 1 Kunden," jelasnya.
"Kemarin saya dapat kabar dari Kepala Sekolahnya bahwa Yoga, yang kecil sudah seminggu nggak masuk sekolah. Tadi ditanya oleh bunda Ain, katanya gak mau mandi kalo pagi,” terang Fiqri Hidayat Lurah Kunden.
Baca Juga: Innalillahi! Tabrakan Maut Bus Eka vs Sugeng Rahayu di Ngawi, Sopir Tewas, Ini Identitasnya
Baca Juga: Mantab! Kades di Blora Ini Bangun Masjid Rp 5 Miliar Pakai Uang Pribadi
Atas persoalan-persoalan itu, menurut Fiqri pihaknya akan berkomunikasi dengan ayah kedua anak tersebut.
Lantaran saat kunjungan itu yang bersangkutan bekerja di Cepu.
“Ayahnya pulangnya seminggu sekali. Nanti orang tuanya akan kami tanya, apakah Yoga boleh kita masukkan ke panti asuhan?," imbuh istri bupati Blora itu.
"Karena memang butuh perhatian khusus, keduanya sudah ditinggal meninggal ibunya," imbuhnya. (tos)
Editor : Ali Mustofa