Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Blora Ainia Sholihah Arief Rohman yang hadir pada pelaksanaan pertama festival mewarnai ini, turut mengapresiasi keberjalanan lomba itu. Kegiatan positif itu, menurutnya dapat memfasilitasi anak-anak untuk mengurangi kesukaan mereka terhadap gadget.
”Terima kasih untuk kesekian kalinya, Radar Kudus bersama pemkab yang didukung sponsor dapat mengadakan festival mewarnai lagi. Saya apresiasi sekali," ungkapnya.
Kegiatan tersebut, juga dapat membangun mental sportif anak-anak. Selain itu, kegiatan mewarnai itu juga bisa membuat anak menjadi lebih kreatif, tampil percaya diri, berani, dan bisa memotivasi untuk mereka bisa berlatih dan berjuang untuk menghasilkan juara.
Pada kesempatan itu, Bunda Aini -sapaan akrabnya- berkeliling untuk melihat proses peserta dalam mewarnai gambar bertemakan pembangunan Infrastruktur di Kabupaten Blora itu. Tampak sesekali dia bersama para siswa berfoto dengan karya anak-anak untuk mengabadikan momen spesial itu.
Sementara itu, Ketua Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kabupaten Blora Umi Jauhariati yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini, mengaku senang dengan agenda rutian yang diselenggarakan Jawa Pos Radar Kudus bersama berbagai pihak itu.
Dia menyebut, ada 94 siswa-siswi RA Muslimat Sukorame yang ikut berpartisipasi dalam pelaksanaan festival mewarnai kali pertama tahun ini. Mereka tampak antusias dan semangat dalam menyelesaikan pewarnaan gambar yang bertema ”Dalane Alus, Banyune Mili Terus" itu.
”Alhamdulilah orang tua mendukung. Untuk biaya alhamdulillah tidak ada yang keberatan," ungkapnya saat ditemui Jawa Pos Radar Kudus kemarin.
Adanya kegiatan ini, juga disambut sangat antusias peserta. Mereka tampak menikmati. Menggerakkan batang krayon untuk mewarnai media koran dengan gambar yang telah disediakan. Mereka mengambil krayon dengan beraneka warna itu, secara bergantian.
Kepala SKB Blora Jumini mengungkapkan, festival mewarnai yang dibarengkan dengan gelar karya proyek penguatan profil pelajar pancasila (P5) oleh SKB ini, merupakan kegiatan yang baik dan bermanfaat untuk anak-anak. ”Ajang ini sekaligus untuk mengasah kreativitas anak dalam hal mewarnai," ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Festival Mewarnai Andhika Yusli menjelaskan, kegiatan festival mewarnai ini, dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-273 Kabupaten Blora. Jawa Pos Radar Kudus bersama berbagai pihak saling bekerja sama untuk menggelar festival mewarnai di koran ini.
”Kami terus membuka pendaftaran dan pelaksanaan mewarnai ini sampai dengan akhir November. Karena bentuknya festival. Jadi tidak seperti lomba,” terang Andhika.
Nantinya, hasil mewarnai akan dinilai mulai dari tingkat kecamatan hingga kabupaten. Festival ini total diikuti ribuan siswa. Pelaksanaannya dimulai di sekolah masing-masing sebagai babak penyisihan. Waktu pelaksanaan babak ini hingga dua pekan. ”Jadi, pelaksanaannya di sekolah masing-masing silakan diatur sekolah sendiri,” tambahnya. (cha/lin) Editor : Ali Mustofa