Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Alasan Pedagang di Sekitar Bendungan Randugunting Blora Inisiatif Buka Lapak Semi Permanen

Ali Mustofa • Senin, 6 Juni 2022 | 00:36 WIB
SEDERHANA: Puluhan kios semi permanen didirikan oleh pedagang secara mandiri di sekitar bendungan Randugunting. (AHMAD ZA’IIMUL CHANIEF/RADAR KUDUS)
SEDERHANA: Puluhan kios semi permanen didirikan oleh pedagang secara mandiri di sekitar bendungan Randugunting. (AHMAD ZA’IIMUL CHANIEF/RADAR KUDUS)
BLORA – Para pedagang yang berasal dari sekitar Bendungan Randugunting berinisiatif untuk membuka lapak semi permanen secara mandiri. Sebab, bendungan yang digadang-gadang akan menjadi salah satu ikon wisata Blora itu kini masih dalam masa pemeliharaan. Artinya bendungan tersebut secara pengelolaan belum diserahkan ke Pemerintah Kabupaten Blora.

Dari pantauan wartawan Jawa Pos Radar Kudus ini kemarin (4/6), di sekitar area bendungan bagian dalam tampak 30-an kios semi permanen. Kios-kios tersebut menggunakan bahan bambu dan kayu yang ditutup dengan terpal. Mereka menjual aneka jajanan dan minuman. Seperti beberapa jenis gorengan, telur gulung, mi rebus, hingga es degan dan aneka jajanan lainnya.

Selain yang berada di area dalam, kios-kios sederhana juga tampak didirikan di dekat jembatan yang berada di atas bendungan itu. Atau berada di pinggir jalan Kalinanas, Japah menuju Desa Ngronggo, Jaken, Pati.

Yuliasih, salah satu pedagang asal dukuh Nggagan, Kalinanas, mengaku membangun sendiri kios yang digunakannya untuk berjualan nasi dan nila bakar. Bangunan dengan ukuran 3 meter x 4,5 meter itu dibangun suami dan beberapa orang lainnya.

“Kios ini bangun sendiri, karena pemeliharaan bendungan masih belum selesai,” ungkapnya

Menurut informasi yang dia dapatkan, pembangunan kios-kios untuk para pedagang akan dibangun pada Agustus mendatang. Sehingga dia dan beberapa pedagang lain mendirikan kios secara mandiri.

“Nantinya di sini akan dibangun taman. Kios akan dibangun di tanah yang sekarang masih ditanami jagung itu,” ucapnya sambil menunjukkan perkebunan jagung yang berada di belakang kiosnya.

Meskipun Bendungan Randugunting belum dibuka secara resmi untuk tempat wisata. Pengunjung sudah banyak yang berdatangan untuk melihat bendungan yang telah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo awal tahun lalu. Setiap akhir pekan, ratusan pengunjung meramaikan bendungan yang terletak di Desa Kalinanas, Japah, itu. (cha/war) Editor : Ali Mustofa
#lapak semi permanen #bendungan randugunting #tempat wisata #blora