Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Harga Kedelai Melambung, Produsen Tempe di Blora Menjerit

Abdul Rokhim • Rabu, 23 Februari 2022 | 19:00 WIB
SETENGAH MATANG: Kartini, salah satu pembuat tempe di Blora menunjukkan hasil produksinya. (VACHRI RINALDY L/RADAR KUDUS)
SETENGAH MATANG: Kartini, salah satu pembuat tempe di Blora menunjukkan hasil produksinya. (VACHRI RINALDY L/RADAR KUDUS)
BLORA Kenaikan harga kedelai di pasaran memberikan dampak bagi produsen tempe. Di Blora, ada produsen yang memilih mengurangi porsi, agar bisa bertahan di pasaran.

Kartini, salah satu produsen yang mengeluhkan adanya dampak kenaikan ini. Meski bahan baku melambung, ia memilih untuk tidak berhenti memproduksi. Di rumahnya Desa Purworejo, Kecamatam Blora, masih ada aktivitas pembuatam tempe.

Di dapur tampak ada satu ember kedelai yang direndam. Di bagian lain, juga berjajar tempe-tempe setengah matang. Dibungkus menggunakan plastik ukuran seperempat kilogram.

Ya, memang ada beberapa tahapan untuk mengolah makanan berbahan kedelai itu. Mulai perebusan, penirisan, hingga diberi ragi.

”Kedelai direbus sampai mengembang. Mininal perebusan 8 jam. Paginya direbus kembali. Kemudian ditiriskan sampai memadat. Kalau sudah dingin nanti dikasih ragi. Kalau belum dingin tidak bisa," jelasnya.

Produksi itu, memang berdampak setelah ada kenaikan harga kedelai. Ia mengaku resah. Sebab, tempe yang ia produksi dipasarkan di desa. Hendak ikut menaikkan harga, tapi tak bisa. Sebab, menurutnya bisa ada keluhan dari konsumen apabila harganya ikut naik. ”Orang desa kalau dinaikkan (harganya) sulit," ujarnya.

Biasanya ia membeli satu sak kedelai berisi 50 kilogram. Sebelumnya, berada di harga Rp 500 ribu. Kini mencapai Rp 555 ribu.

Untuk menyesuaikan harga bahan baku, ia pun memilih untuk mengurangi porsi dalam satu bungkus tempe. Satu kilogram kedelai, untuk satu kilogram tempe. Biasanya menjadi sekitar 20 bungkus tempe. Harga satu tempe sendiri sekitar Rp 800. (vah/lin) Editor : Abdul Rokhim
#produsen tempe #produsen tempe blora #kedelai #blora #harga kedelai naik