Sudah sebulan lamanya ia pergi tinggalkan istri dan seorang anaknya. Ia pilih pulang ke rumah orang tuanya. ”Padahal dia (istrinya, Red) dahulu sewaktu pacaran baik. Sekarang malah galak sekali. Saya tidak kuat,” keluh Paijo.
Ia pun memilih pasrah atas kelanjutan rumah tangganya. Usut punya usut, istri Paijo tak mau menerima keadaan ekonominya saat ini. Maklum, sebelum menikah istrinya selalu dituruti kemauannya oleh orang tuanya. Sementara Paijo, hanya seorang tukang amplas mebel. Pendapatannya pas-pasan. Bila ingin sesuatu, tak seketika bisa terpenuhi. Perlu waktu untuk menabung. ”Apalagi istri saya yang diinginkan barang-barang yang tidak begitu penting. Sekadar untuk memenuhi gaya hidup,” ungkapnya galau.
Meski tinggal jauh dari istri dan anaknya, ia pun sebisa mungkin tetap memenuhi kebutuhan keluarganya itu. Namun, bila digugat cerai karena tak kunjung pulang, ia akan terima. Dirinya tak mampu menghadapi omelan istri dan keinginan yang harus selalu dituruti. (rom/lin) Editor : Ali Mustofa