Ternyata Begini Cara Menasehati yang Benar dalam Islam, Banyak yang Masih Salah!

RADAR KUDUS – Dalam perjalanan hidup seorang Muslim, tidak ada ruang yang benar-benar kosong dari nasehat.
Sejak bangun hingga kembali beristirahat, manusia senantiasa berada dalam lingkaran saling mengingatkan.
Ada kalanya kita menjadi pihak yang menasihati, dan di waktu lain kita justru membutuhkan nasihat dari orang lain.
Inilah salah satu keindahan Islam.
Agama ini tidak hanya mengatur hubungan manusia dengan Allah, tetapi juga menata interaksi antarsesama agar tetap berada dalam koridor kebaikan.
Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam menegaskan bahwa inti agama ini adalah nasehat.
Dalam hadits dari Tamim Ad Dariy radhiallahu’anhu, beliau bersabda: “Agama adalah nasehat.” Para sahabat bertanya, “Untuk siapa?” Beliau menjawab, “Untuk Allah, kitab-Nya, Rasul-Nya, para pemimpin kaum Muslimin, dan seluruh umat Muslim.” (HR. Muslim)
Hadits ini menunjukkan bahwa nasehat bukan sekadar aktivitas tambahan dalam kehidupan beragama, melainkan ruh yang menghidupkan seluruh sendi-sendi Islam.
Namun demikian, menyampaikan nasehat tidak boleh dilakukan sembarangan.
Ada adab yang harus dijaga agar tujuan nasehat tercapai, bukan justru melahirkan permusuhan.

