IPHI Dan Jalan Pulang Islah: Dari Perbedaan Kepengurusan Menuju Satu Persaudaraan

Oleh: A. Mahbub Djunaidi, Sekretaris IPHI Kabupaten Blora.
Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) sesungguhnya mempunyai modal yang sangat besar: persaudaraan. Namanya sendiri sudah menegaskan itu.
IPHI bukan sekadar organisasi yang menghimpun orang-orang yang pernah menunaikan ibadah haji.
Ia membawa pesan moral bahwa pengalaman spiritual di Tanah Suci semestinya melahirkan persaudaraan, kepedulian sosial, pengabdian, dan kemabruran yang terus hidup setelah seseorang kembali ke tanah air.
Karena itu, ketika organisasi ini menghadapi perbedaan kepengurusan yang berlangsung bertahun-tahun, persoalannya menjadi lebih dari sekadar urusan organisasi.
Ada pertanyaan yang lebih mendasar: mampukah orang-orang yang pernah dipanggil sebagai tamu Allah menemukan kembali jalan persaudaraan?
Pertanyaan itulah yang terasa semakin relevan menjelang dan pada momentum Muktamar VIII IPHI September 2026.
Membaca Kembali Pangkal Persoalan
Persoalan kepengurusan IPHI tidak muncul tiba-tiba pada 2026. Salah satu titik pentingnya adalah Muktamar VII pada 2021.



