
RADAR KUDUS – Dalam kehidupan beragama, tidak sedikit orang yang memahami hukum halal dan haram dengan baik.
Mereka mengetahui batasan, aturan, serta tata cara ibadah secara rinci.
Namun, ada satu hal yang sering luput: mengenal Allah sebagai Pembuat aturan tersebut.
Tanpa pengenalan ini, ibadah bisa terasa kering, seperti mesin yang bekerja tanpa rasa.
Menjalankan syariat adalah kewajiban yang tidak boleh diabaikan. Ia menjadi pondasi kehidupan seorang muslim.
Namun, jika berhenti hanya pada aturan lahiriah, maka ruh keimanan belum sepenuhnya tumbuh.
Seseorang bisa hafal hukum, rajin beribadah, dan disiplin menjalankan kewajiban, tetapi tetap merasakan kekosongan dalam hati.
Hal ini terjadi karena hubungan dengan Allah belum terbangun secara mendalam.
Allah SWT berfirman: “Maka ketahuilah bahwa tidak ada Tuhan selain Allah.” (QS. Muhammad: 19)
Ayat ini menunjukkan bahwa mengenal Allah adalah inti dari seluruh amal.



