Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menyayangi Makhluk, Memuliakan Pencipta: Pesan Mendalam yang Sering Terlupa

A
Penulis: Ali Mustofa❯
ilustrasi seseorang yang bersedekah. (freepik)
ilustrasi seseorang yang bersedekah. (freepik)

Advertisement

RADAR KUDUS – Menyayangi sesama makhluk bukan sekadar sikap lembut atau empati biasa.

Dalam pandangan Islam, kasih sayang merupakan bagian dari pengagungan terhadap ciptaan Allah SWT.

Siapa pun yang menumbuhkan kepedulian kepada sesama, sejatinya sedang memuliakan aturan dan kehendak-Nya di muka bumi.

Advertisement

Kasih sayang tidak berhenti pada perasaan, tetapi harus hadir dalam tindakan nyata.

Yaitu: membantu, meringankan beban, serta menjaga agar orang lain tidak terjatuh dalam kesulitan, baik urusan dunia maupun akhirat.

Tidak Membebani Melebihi Kemampuan

Advertisement

Menyayangi makhluk Tuhan berarti menempatkan diri sebagai hamba yang sadar bahwa seluruh manusia adalah ciptaan-Nya.

Karena itu, memperlakukan mereka dengan baik merupakan bentuk penghormatan terhadap Sang Pencipta.

Rasulullah SAW bersabda: “Orang-orang yang penyayang akan disayangi oleh Yang Maha Penyayang. Sayangilah makhluk di bumi, niscaya yang di langit menyayangimu.” (HR. Tirmidzi)

Hadis ini menegaskan bahwa kasih sayang bukan hanya akhlak sosial, tetapi juga jalan meraih rahmat Allah.

Advertisement

Artikel Terkait

Mengapa Hati Tenang Setelah Berdoa? Ini Penjelasan Spiritualnya

Mengapa Hati Tenang Setelah Berdoa? Ini Penjelasan Spiritualnya

Doa menjadi bahasa universal jiwa manusia ketika menghadapi rasa takut, harapan, penyesalan, hingga rasa syukur.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer