Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jelang Tahun Baru Harga Tiket Bus Semarang-Surabaya Naik, Ini Daftarnya

A
Penulis: Ali Mustofa❯
HARGA TIKET NAIK: Penumpang naik bus patas jurusan Semarang-Surabaya di Terminal Kembangjoyo Pati kemarin. (ACHMAD ULIL ALBAB/RADAR KUDUS)
HARGA TIKET NAIK: Penumpang naik bus patas jurusan Semarang-Surabaya di Terminal Kembangjoyo Pati kemarin. (ACHMAD ULIL ALBAB/RADAR KUDUS)
PATI – Tiket bus antar kota antar provinsi (AKAP) jurusan Semarang-Surabaya jelang tahun baru mengalami kenaikan sekitar Rp 25 ribu.

Crew Bus Jaya Utama Indo Prihadi mengungkapkan kenaikan jurusan bus Semarang-Surabaya sebagai bentuk penyesuaian mengingat penumpang yang masih sepi. Agar bus tetap bisa jalan. Penyesuaian tarif ini berlaku mulai 24 Desember pukul 24.00. Agar penumpang paham, tarif itu ditempel di dalam bus.

”Beberapa penumpang memang mempertanyakan kenapa tiketnya dinaikkan. Tapi kebanyakan tetap mengikuti, walau sebagian ada yang protes. Namun kebanyakan masih memakluminya,” jelas Prihadi di sela menunggu penumpang kemarin.

Saat ini, lanjut Prihadi, rata-rata penumpangnya masih di angka 50 persen. Dari 43 kursi, rata-rata diisi penumpang hanya 15-an saja.

Photo
Photo
ACHMAD ULIL ALBAB/RADAR KUDUS

Fitri, salah seorang penumpang mengaku tetap memilih transportasi bus. ”Ya karena butuh transportasi. Saya nyaman aja naik bus seperti ini,” kataya singkat.

Natal dan jelang tahun baru di Terminal Kembangjoyo Pati belum nampak kepadatan penumpang. Di area tunggu terlihat hanya belasan penumpang saja yang menunggu kedatangan bus.

Koordinator Terminal Kembangjoyo Pati Sudibyo mengakui tahun ini belum ada lonjakan penumpang. ”Jumlah penumpang di terminal saat ini cenderung masih stabil. Masih seperti hari-hari biasanya. Tidak ada lonjakan yang signifikan yang terlihat, mungkin karena adanya imbauan untuk tetap di rumah karena adanya varian baru Covid-19,” jelasnya.

“Untuk Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) seperti bus jurusan Pati – Jepara, maupun jurusan Purwodadi, juga stabil masih seperti hari-hari biasa. Bus AKDP yang masuk ke terminal ini ada sekitar 35-an armada. Malah penumpang bus AKDP cenderung sepi,” jelas Sudibyo. (zen)

 

Advertisement
Advertisement

Artikel Terkait

yah Tiri dan Kakak Tiri di Pati Diduga Cabuli Anak hingga 10 Kali, Terancam 16 Tahun Penjara

yah Tiri dan Kakak Tiri di Pati Diduga Cabuli Anak hingga 10 Kali, Terancam 16 Tahun Penjara

Kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur di Kecamatan Pucakwangi, Kabupaten Pati, mengungkap dugaan keterlibatan dua orang.

Keluarga Korban Tongtek Maut Datangi Polresta Pati, Desak Dua Terduga Pelaku Segera Diusut

Keluarga Korban Tongtek Maut Datangi Polresta Pati, Desak Dua Terduga Pelaku Segera Diusut

Keluarga Farel Danuarta, 18, korban meninggal dunia dalam kasus pengeroyokan yang dikenal sebagai “Tongtek Maut” di Desa Talun, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, mendatangi Mapolresta Pati.

Geger Penemuan Bayi Perempuan di Bangsalrejo Pati Terbungkus Jaket dengan Tali Pusar Masih Menempel

Geger Penemuan Bayi Perempuan di Bangsalrejo Pati Terbungkus Jaket dengan Tali Pusar Masih Menempel

Warga Desa Bangsalrejo, Kecamatan Wedarijaksa, Kabupaten Pati, digegerkan dengan penemuan bayi perempuan di teras sebuah warung pada Senin (26/10) malam.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer