RATCHABURI – Persib Bandung resmi membuka langkah di fase gugur AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/2026 dengan menantang Ratchaburi FC pada leg pertama babak 16 besar, Rabu malam, 11 Februari 2026. Kick-off dijadwalkan pukul 19.15 WIB di Stadion Ratchaburi, Thailand.
Namun laga ini bukan sekadar soal jadwal atau hasil. Bagi Persib, pertandingan ini menjadi penanda perubahan wajah tim: bermain di level Asia tanpa sejumlah figur sentral, sekaligus menguji seberapa matang struktur permainan yang dibangun Bojan Hodak.
Absennya Pilar, Awal Babak Baru
Persib datang ke Thailand dengan komposisi yang tidak sepenuhnya ideal. Marc Klok, kapten tim sekaligus motor permainan, harus absen karena cedera. Dua nama lain, Beckham Putra dan Julio Cesar, juga tak masuk daftar starter akibat kondisi fisik yang belum memungkinkan.
Di banyak tim, absennya tiga pemain inti kerap menjadi alasan penurunan performa. Namun Hodak justru melihat situasi ini sebagai peluang untuk menegaskan identitas baru Persib: tim yang tidak bergantung pada satu-dua nama besar.
Baca Juga: LIVE SCORE Ratchaburi FC vs Persib bandung, Tanpa Klok dan Beckham Main di ACL 2
Starting XI: Stabil, Disiplin, dan Minim Eksperimen
Alih-alih merombak total, Hodak memilih pendekatan realistis. Ia menurunkan susunan pemain yang menitikberatkan keseimbangan lini, pengalaman, serta disiplin posisi.
Teja Paku Alam dipercaya menjaga gawang. Di depannya, lini belakang diisi kombinasi pemain dengan karakter berbeda: Alfreandra Dewangga, Patricio Matricardi, Frans Putros, dan Federico Barba. Empat bek ini diharapkan mampu meredam kecepatan serta agresivitas Ratchaburi di kandang.
Di sektor tengah, Luciano Guaycochea dan Thom Haye diplot sebagai poros permainan. Keduanya bertugas mengatur tempo sekaligus memutus aliran bola lawan.
Sementara itu, lini serang dipercayakan kepada Eliano Reijnders, Uilliam Barros, Berguinho, dan Andrew Jung. Kombinasi ini menunjukkan bahwa Persib tetap berani menyerang, meski tanpa Beckham.
Daftar Starter Persib
-
Teja Paku Alam (GK)
-
Alfreandra Dewangga
-
Patricio Matricardi
-
Frans Putros
-
Federico Barba
-
Luciano Guaycochea
-
Thom Haye
-
Eliano Reijnders
-
Uilliam Barros
-
Berguinho
-
Andrew Jung
Pemain Baru Tak Jadi Starter, Tapi Disiapkan
Menariknya, tiga nama anyar Persib yakni Layvin Kurzawa, Dion Markx, dan Sergio Castel belum langsung diturunkan sejak menit awal. Keputusan ini bukan tanpa alasan.
Bagi Hodak, laga fase gugur di kandang lawan bukan tempat ideal untuk eksperimen. Namun ketiganya tetap disiapkan sebagai opsi strategis dari bangku cadangan, terutama jika Persib membutuhkan perubahan ritme atau tambahan tenaga di babak kedua.
Bangku Cadangan yang Tak Bisa Diremehkan
Kekuatan Persib malam ini justru terlihat dari kedalaman bangku cadangan. Sejumlah nama berpengalaman siap masuk kapan saja:
-
Adam Przybek, Fitrah Maulana (kiper)
-
Layvin Kurzawa
-
Kakang Rudianto
-
Robi Darwis
-
Dedi Kusnandar
-
Sergio Castel
-
Adam Alis
-
Dion Markx
-
Saddil Ramdani
-
Ramon Souza
Kehadiran pemain-pemain ini memberi Hodak fleksibilitas taktik, mulai dari perubahan formasi hingga penyesuaian gaya bermain.
Angle Baru: Persib Tak Lagi Bergantung Figur
Yang jarang disorot, laga ini memperlihatkan transformasi Persib secara struktural. Jika di masa lalu permainan sering bertumpu pada satu playmaker dominan, kini beban itu dibagi lebih merata.
Guaycochea dan Haye berbagi peran kreatif. Berguinho dan Reijnders bergerak dinamis di sisi lapangan. Andrew Jung berperan sebagai target sekaligus pembuka ruang.
Pendekatan ini membuat Persib lebih sulit ditebak, sekaligus lebih tahan terhadap absennya pemain kunci.
Ratchaburi dan Tantangan Kandang
Ratchaburi FC dikenal kuat saat bermain di rumah sendiri. Dukungan suporter, cuaca, serta karakter permainan agresif menjadi tantangan tersendiri bagi tim tamu.
Namun dengan komposisi pemain berpengalaman di level internasional, Persib tidak datang dengan mental bertahan semata. Target realistis mereka adalah hasil aman sebagai modal leg kedua di Bandung.
Leg Pertama, Soal Kesabaran
Dalam format dua leg, laga pembuka sering kali ditentukan oleh kesabaran dan kecermatan membaca momentum. Gol tandang penting, tetapi kebobolan bisa berakibat fatal.
Karena itu, Persib diprediksi tampil disiplin, menunggu celah, dan memanfaatkan transisi cepat. Skema bola mati juga berpotensi menjadi senjata utama.
Lebih dari Sekadar Line-up
Susunan pemain malam ini mencerminkan filosofi Hodak: menang dengan sistem, bukan dengan nama. Di level Asia, pendekatan seperti ini sering menjadi pembeda antara tim yang sekadar tampil dan tim yang melaju jauh.
Jika Persib mampu mencuri hasil positif di Thailand, maka susunan ini akan dikenang sebagai titik balik identitas Maung Bandung di kompetisi Asia.
Editor : Mahendra Aditya