Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

FULL TIME! Persija 0-2 Arema FC, Gabriel Silva Brace

Mahendra Aditya Restiawan • Minggu, 8 Februari 2026 | 21:14 WIB
Duel pemain Persija dengan pemain Arema FC
Duel pemain Persija dengan pemain Arema FC

JAKARTA – Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) yang biasanya menjadi benteng angker Persija Jakarta, Minggu malam WIB, justru berubah menjadi panggung kejayaan Arema FC.

Dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026, Singo Edan sukses mencuri kemenangan meyakinkan dengan skor 2-0, berkat dua gol telat Gabriel Silva yang membungkam puluhan ribu Jakmania.

Hasil ini bukan sekadar tiga poin. Kemenangan Arema di kandang Persija menjadi pernyataan kuat bahwa efektivitas, disiplin, dan ketenangan di momen krusial bisa mengalahkan dominasi permainan. Sementara bagi Persija, kekalahan ini menjadi pukulan telak dalam perburuan gelar.

Atmosfer Panas Sejak Kick-off

Sejak awal laga, atmosfer GBK begitu hidup. Persija tampil percaya diri dengan dukungan penuh suporter, langsung mengambil kendali permainan. Aliran bola cepat, tekanan tinggi, dan intensitas duel di lini tengah menjadi ciri permainan tuan rumah.

Namun Arema FC datang dengan rencana matang. Mereka tidak terpancing tempo cepat Persija. Alih-alih meladeni duel terbuka, Arema memilih pendekatan pragmatis: bertahan rapat, menjaga jarak antarlini, dan menunggu celah untuk melakukan serangan balik.

Pertarungan lini tengah berlangsung keras, tetapi tetap dalam batas sportivitas. Persija lebih dominan dalam penguasaan bola, sementara Arema lebih efisien dalam membaca permainan.

Babak Pertama: Dominasi Tak Berbuah Gol

Sepanjang 45 menit pertama, Persija tampak lebih aktif membangun serangan. Umpan-umpan diagonal dan pergerakan dari sisi sayap kerap mengancam pertahanan Arema. Beberapa peluang tercipta, termasuk tembakan jarak jauh dan situasi bola mati.

Namun solidnya barisan belakang Arema membuat setiap peluang Persija berakhir sia-sia. Blok pertahanan rendah yang disiplin memaksa tuan rumah berkali-kali melakukan crossing yang mudah dipatahkan.

Arema sendiri sesekali keluar menyerang lewat transisi cepat. Meski tidak terlalu dominan, serangan balik mereka cukup merepotkan dan membuat Persija harus tetap waspada.

Hingga turun minum, skor tetap 0-0. Sebuah hasil yang membuat Persija frustrasi, namun justru memberi kepercayaan diri lebih bagi Arema.

Babak Kedua: Tekanan Persija, Kesabaran Arema

Memasuki babak kedua, Persija menaikkan tempo permainan. Tekanan semakin intens, garis pertahanan dinaikkan, dan variasi serangan mulai diperbanyak. Arema dipaksa bertahan lebih dalam, dengan fokus menjaga konsentrasi.

Laga berjalan semakin tegang. Duel-duel keras tak terhindarkan, tercermin dari statistik kartu: Persija hanya menerima satu kartu kuning, sementara Arema mengoleksi empat kartu kuning akibat upaya keras meredam agresivitas tuan rumah.

Meski berada di bawah tekanan, Arema tidak kehilangan arah. Mereka tetap tenang, disiplin, dan menunggu momen yang tepat. Kesabaran itulah yang akhirnya membuahkan hasil.

Menit 82: Gabriel Silva Membungkam GBK

Ketika laga tampak akan berakhir tanpa gol, Arema FC justru mencuri momen emas. Pada menit ke-82, Gabriel Silvamuncul sebagai pembeda. Memanfaatkan celah di lini belakang Persija, penyerang Arema itu sukses menuntaskan peluang menjadi gol.

GBK yang sebelumnya bergemuruh mendadak terdiam. Gol tersebut mengubah segalanya. Persija yang sejak awal dominan justru berada di posisi tertinggal di menit-menit krusial.

Persija Menyerang, Arema Bertahan Total

Tertinggal satu gol, Persija langsung bereaksi. Pelatih memasukkan pemain bertipe menyerang demi mengejar gol penyama kedudukan. Tekanan semakin masif, bola hampir sepenuhnya berada di area pertahanan Arema.

Wasit memberikan tambahan waktu 11 menit, membuka asa bagi Persija. Namun di sinilah mental Arema benar-benar diuji—dan mereka lulus dengan sempurna.

Arema FC tampil dingin. Mereka mematikan tempo, menutup ruang, dan tidak memberi kesempatan Persija mengembangkan permainan. Setiap bola direbut, setiap duel dimenangkan dengan determinasi tinggi.

Menit 90+11: Brace Gabriel Silva, Arema “Killing the Game”

Alih-alih menyamakan kedudukan, Persija justru kembali kebobolan. Pada menit 90+11, Gabriel Silva kembali mencatatkan namanya di papan skor. Gol kedua ini memastikan brace sang striker sekaligus mengunci kemenangan Arema FC.

Gol tersebut menjadi simbol kemenangan taktik dan mental. Arema benar-benar “killing the game”, membuat Persija kehilangan momentum dan kepercayaan diri.

Dua menit kemudian, wasit meniup peluit panjang di menit 90+13. Skor 0-2 bertahan hingga akhir pertandingan.

Dampak Besar di Klasemen

Kekalahan ini membuat Persija Jakarta tetap tertahan di posisi ketiga klasemen dengan 41 poin. Mereka kini semakin tertinggal dari pesaing di papan atas: Persib Bandung di puncak klasemen dengan 47 poin, serta Borneo FC di posisi kedua dengan 46 poin.

Jarak poin tersebut menjadi tantangan serius bagi Persija jika ingin tetap bersaing dalam perburuan gelar.

Sebaliknya, kemenangan di GBK menjadi suntikan moral luar biasa bagi Arema FC. Singo Edan kini berada di peringkat ke-9 klasemen dengan 27 poin, menjauh dari tekanan papan bawah dan membuka peluang menanjak ke posisi yang lebih aman.

Gabriel Silva: Pahlawan Malam Jakarta

Nama Gabriel Silva layak mendapat sorotan utama. Dua gol di menit-menit akhir bukan hanya soal ketajaman, tetapi juga soal ketenangan, insting, dan mental baja. Di laga sebesar ini, ia tampil sebagai pembeda sejati.

Brace di kandang Persija menjadikannya mimpi buruk bagi Macan Kemayoran sekaligus pahlawan bagi Arema FC.

Penutup: Efektivitas Mengalahkan Dominasi

Persija boleh unggul penguasaan bola dan tekanan, namun Arema FC membuktikan bahwa sepak bola ditentukan oleh efektivitas dan ketenangan di saat genting.

Dengan pertahanan disiplin dan penyelesaian klinis, Singo Edan pulang dari Jakarta membawa kemenangan prestisius.

FULL TIME
Persija Jakarta 0 – 2 Arema FC
Gol: Gabriel Silva (82’, 90+11’)

Editor : Mahendra Aditya
#live skor Persija Vs arema #Hasil Persija Jakarta vs arema #Persija Jakarta #klasemen Persija #BRI Super League 2026 #hasil persija vs arema #persija vs arema #live persija vs arema #liga 1