RADAR KUDUS - Kepolisian Resor Polres Singkawang menyiapkan 352 personel untuk mengamankan puncak perayaan Cap Go Meh 2026 yang digelar di berbagai titik strategis Kota Singkawang.
Pengamanan dilakukan guna memastikan rangkaian acara budaya berjalan aman, tertib, dan lancar.
Wakapolres Singkawang, Riko Syafutra, mengatakan ratusan personel tersebut disebar di jalur utama pawai, lokasi atraksi budaya, hingga kawasan yang menjadi pusat keramaian warga dan wisatawan.
“Sebanyak 352 personel diterjunkan untuk mengawal perayaan Cap Go Meh tahun ini. Penempatan dilakukan secara menyeluruh agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung aman,” ujarnya di Singkawang, Senin.
Menurutnya, pengamanan dilakukan dengan pendekatan profesional dan humanis, sehingga masyarakat tetap merasa nyaman menikmati tradisi budaya tahunan tersebut.
Kepolisian juga memprioritaskan pengaturan arus lalu lintas dan pencegahan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Koordinasi lintas sektor turut diperkuat, melibatkan pemerintah daerah, unsur TNI, serta instansi terkait lainnya untuk mengantisipasi kepadatan massa dan kemacetan selama puncak perayaan.
Baca Juga: Lautan Lampion Imlek 2577 Terangi Singkawang, Ribuan Warga Padati Jalan
Dukungan Polda Kalbar
Sementara itu, Kepolisian Daerah Polda Kalimantan Barat memberikan dukungan penuh terhadap pengamanan Cap Go Meh 2026.
Kabid Humas Polda Kalbar, Bambang Suharyono, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi atensi khusus karena skala perayaannya telah dikenal hingga tingkat nasional dan internasional.
“Cap Go Meh Singkawang merupakan agenda budaya besar yang menarik ribuan pengunjung. Gladi dan persiapan pengamanan ini dilakukan untuk meminimalkan potensi kerawanan, baik kemacetan lalu lintas maupun gangguan kamtibmas,” katanya.
Ia juga mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk mematuhi arahan petugas di lapangan demi kelancaran acara.
“Kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga ketertiban. Mari tunjukkan bahwa Singkawang dan Kalimantan Barat adalah tuan rumah yang ramah, aman, dan menjunjung tinggi keberagaman,” ujarnya.
Magnet Wisata Budaya Nasional
Perayaan Cap Go Meh di Singkawang setiap tahun menjadi magnet wisata budaya, dengan ribuan warga dan wisatawan memadati kota yang dikenal sebagai Kota Seribu Kelenteng.
Beragam atraksi tradisional, mulai dari pawai budaya hingga ritual khas Tionghoa, menjadikan Cap Go Meh Singkawang sebagai salah satu agenda budaya terbesar dan paling dinantikan di Indonesia.
Dengan pengamanan yang matang dan kolaborasi lintas sektor, aparat berharap perayaan Cap Go Meh 2026 dapat berlangsung sukses sekaligus memperkuat citra Singkawang sebagai destinasi wisata budaya yang aman dan inklusif.
Editor : Mahendra Aditya