Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

LIVE SKOR Final AFC Futsal Indonesia vs Iran: Aduh! Babak Kedua Tersisa 2 Menit, Iran Samakan Kedudukan 4-4

Mahendra Aditya Restiawan • Sabtu, 7 Februari 2026 | 20:56 WIB
Timnas futsal Iran
Timnas futsal Iran

 

RADAR KUDUS - Final AFC Futsal 2026 menjadi malam yang memeras emosi. Menghadapi Iran, tim paling mapan di Asia, Timnas Futsal Indonesia tidak diberi ruang untuk beradaptasi.

Tiga menit pertama menjadi alarm keras ketika Hosein Tayebi mencetak gol pembuka. Sepakan kaki kirinya tak mampu dibendung Ahmad Habiebie. Indonesia tertinggal 0-1.

Namun Garuda tidak runtuh. Justru dari situ mereka bangkit. Permainan cepat dan berani mulai diperlihatkan.

Menit ketujuh, Reza Gunawan menjawab lewat penyelesaian klinis memanfaatkan umpan terobosan. Skor imbang 1-1. Sorak suporter membahana, mengangkat moral pemain.

Satu menit berselang, Israr Megantara membalikkan keadaan. Dengan sentuhan tajam di dalam kotak penalti, ia membawa Indonesia unggul 2-1. Iran terlihat goyah.

Tak butuh waktu lama, Israr kembali mencetak gol keduanya di menit kesembilan melalui skema lemparan jauh yang berujung duel satu lawan satu. Indonesia menjauh 3-1.

Momentum berpihak sepenuhnya pada Merah Putih.

Iran sempat memperkecil skor lewat situasi bola mati di menit ke-18. Meski begitu, Indonesia tetap memimpin 3-2 hingga turun minum. Babak pertama menjadi bukti mentalitas baja dan efektivitas serangan.

Habiebie dan Detik-detik Penyelamatan Krusial

Salah satu momen paling menentukan terjadi di menit ke-16 ketika Iran mendapat penalti. Ahmad Habiebie tampil sebagai pahlawan dengan menggagalkan eksekusi Salar Aghapour. Penyelamatan itu bukan sekadar menggagalkan gol, melainkan menjaga kepercayaan diri tim.

Gol Iran lainnya bahkan dianulir lewat tinjauan VAR karena bola lebih dulu keluar lapangan. Detail kecil yang sangat menentukan dalam partai sebesar ini.

Firman Adriansyah hampir menambah keunggulan lewat solo run yang berakhir membentur tiang. Indonesia terus menekan, bukan sekadar bertahan.

Babak Kedua: Ketika Asa dan Tekanan Berjalan Bersama

Memasuki paruh kedua, intensitas meningkat tajam. Iran tampil lebih agresif dan disiplin dalam skema bola mati.

Menit ke-23, Ahmad Abbasi mencetak gol penyama lewat tendangan bebas keras yang menembus pagar hidup. Skor 3-3.

Tensi pertandingan memuncak. Namun Indonesia kembali menunjukkan karakter.

Menit ke-24, Samuel Eko melepaskan tembakan keras tanpa kompromi. Bola meluncur deras ke gawang Iran. Indonesia kembali unggul 4-3. Stadion bergemuruh.

Gol itu terasa seperti penanda bahwa Garuda benar-benar di ambang sejarah. Waktu terus berjalan. Iran tertekan. Indonesia hanya perlu menjaga konsentrasi.

Dua Menit yang Mengubah Segalanya

Waktu normal tinggal dua menit. Indonesia sudah begitu dekat dengan trofi AFC Futsal 2026. Para pemain bertahan mati-matian. Iran memainkan power play, menaikkan intensitas, memaksa celah sekecil apa pun.

Dan kemudian… momen itu datang.

Aduh.

Dua menit jelang laga usai, Iran berhasil menyamakan kedudukan menjadi 4-4. Serangan cepat yang tak mampu diantisipasi sempurna membuat bola bersarang di gawang Indonesia.

Suasana stadion yang sebelumnya bergelora mendadak hening. Pemain Indonesia terdiam sejenak. Asa yang sudah di depan mata mendadak menggantung.

Skor 4-4. Final berubah menjadi pertarungan saraf.

Selangkah Lagi, Tapi Perjuangan Belum Usai

Dari tertinggal 0-1, memimpin 3-1, disamakan, kembali unggul 4-3, hingga akhirnya 4-4 di menit akhir—laga ini bukan sekadar pertandingan. Ini adalah drama penuh tikungan tajam.

Israr Megantara tampil luar biasa dengan dua gol. Reza Gunawan memberi keseimbangan. Samuel Eko menghadirkan momen magis. Habiebie menjaga harapan lewat penyelamatan penalti.

Namun final tidak pernah mudah.

Indonesia memang selangkah lagi juara. Tetapi di panggung sebesar ini, satu menit bisa mengubah segalanya. Dua menit bisa menghapus selebrasi.

Kini yang dibutuhkan bukan hanya teknik, melainkan ketenangan. Bukan hanya keberanian, tetapi daya tahan mental.

Final AFC Futsal 2026 telah menjelma menjadi ujian terbesar generasi ini.

Garuda masih berdiri. Skor memang imbang 4-4. Namun mimpi belum mati.

Karena sejarah kadang lahir justru setelah hati hampir patah.

Editor : Mahendra Aditya
#Final AFC Futsal 2026 #Final AFC Futsal Asian Cup 2026 #indonesia vs iran #final AFC Futsal Asian Cup 2026 indonesia vs iran #afc futsal asian cup 2026 #afc futsal 2026