Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Kasus Pembunuhan di Kudus: Polisi Kantongi Identitas Pelaku Penusukan, Ini Motifnya

Galih Erlambang Wiradinata • Selasa, 16 September 2025 | 00:02 WIB
DIBURU: Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo memberikan keterangan terkait perkembangan kasus penusukan yang menewaskan kakak beradik.
DIBURU: Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo memberikan keterangan terkait perkembangan kasus penusukan yang menewaskan kakak beradik.

KUDUS- Polisi telah mengantongi identitas pelaku yang diduga melakukan penusukan dan pembacokan kedua warga Kelurahan RT 3/1 Wergu Wetan. Terduga pelaku disinyalir kuat adalah tetangga korban David dan Dimas.

Hal tersebut disampaikan oleh Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo saat ditemui awak media di Polsek Kota Senin (15/9) sore. Motif pembunuhan tersebut dikarenakan pelaku sakit hati dengan korban yang sering membuat gaduh di lingkungannya.

Kapolres menjelaskan, kronologi berdarah ini bermula kedua korban yang merupakan kakak adik sering nongkrong di sekitar rumahnya. Keduanya sering membuat gaduh lingkungan bersama rekan-rekannya sekitar Sabtu (13/9).  

”Terduga pelaku sakit hati dan ke arah dendam. Sebelumnya anak terduga pelaku sedang sakit, dan pelaku merasa jengkel (ketika situasi di sekitar rumah korban gaduh),” katanya.

Heru menambahkan, tragedi berdarah itu terjadi Minggu (14/9) malam sekitar pukul 18.30. Terduga pelaku mendatangi korban Dimas yang berada di rumah.

Tanpa berpikir panjang pelaku langsung membacokan senjata tajam ke arah kepala korban. Serta menusuk perut korban dengan senjata tajam yang dibawa itu.

Pelaku juga menusuk kakak korban David yang kebetulan rumahnya berdekatan dengan adiknya Dimas. David ditusuk pada bagian perutnya oleh pelaku.

”Korban pertama adiknya meninggal saat perjalanan di rumah sakit. Sementara korban kedua saat menjalani perawatan di Aisyiyah dan meninggal hari ini,” ungkapnya.

Sementara itu, polisi berhasil mengamankan barang bukti di sekitar lokasi kejadian. Senjata tajam seperti pisau belati diamankan polisi. Senjata tersebut diduga digunakan pelaku untuk melancar aksinya. Selain itu, polisi juga mengamankan pakaian yang dipakai korban.

Atas kasus ini, polisi melakukan pengejaran kepada pelaku. Tidak menutup kemungkinan pelaku pembunuhan ini lebih dari satu orang.

Melihat tragedi ini, polisi meminta masyarakat tidak sungkan melaporkan ketika terjadi sesuatu di lingkungannya.

Dengan laporan tersebut diharapkan dampak yang ditimbulkan ke lingkungan tidak meluas. (gal)

Editor : Mahendra Aditya
#pembunuhan #polisi #jawa tengah #Kudus #penusukan