Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Milad Muhammadiyah, UMKU Tekankan Misi Kesejahteraan

A
ALHAMDULILLAH: Mendikdasmen Abdul Mu’ti, Sekda Jateng Sumarno mewakili Gubernur Jateng, hingga Bupati Kudus serta Rektor UMKU berfoto bersama penerima manfaat, Sabtu (22/11). (UMKU UNTUK RADAR KUDUS).
ALHAMDULILLAH: Mendikdasmen Abdul Mu’ti, Sekda Jateng Sumarno mewakili Gubernur Jateng, hingga Bupati Kudus serta Rektor UMKU berfoto bersama penerima manfaat, Sabtu (22/11). (UMKU UNTUK RADAR KUDUS).

KOTA — Resepsi Milad ke-113 Muhammadiyah dan ke-27 Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) berlangsung khidmat di Crystal Building UMKU, Sabtu (22/11).


Advertisement

Sejumlah tokoh hadir, mulai dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti, Sekda Jawa Tengah Sumarno yang mewakili Gubernur Jateng, hingga Bupati Kudus Sam’ani Intakoris.

Dalam sambutannya, Abdul Mu’ti menilai kegiatan yang digelar PWM Jawa Tengah bersama UMKU ini menjadi wujud nyata komitmen Muhammadiyah dalam menyejahterakan bangsa.

Menurutnya, tema milad “Memajukan Kesejahteraan Bangsa” sejalan dengan upaya menghadirkan solusi atas persoalan umat dan negara.

Advertisement

“Tidak hanya menciptakan kemakmuran secara material, tetapi juga spiritual,” ujarnya.

Ia menegaskan, spirit kesejahteraan nasional merupakan amanat konstitusi yang harus terus diperjuangkan.

Sejak berdiri, Muhammadiyah selalu hadir melalui berbagai layanan pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat.

Advertisement

“Kesejahteraan tidak hanya ekonomi, tetapi juga kekuatan spiritual untuk membangun bangsa,” kata Mu’ti. 

Ia juga mengucapkan selamat Milad ke-27 UMKU dan berharap peluncuran logo serta tagline baru “Go Better” menjadi pemantik kemajuan kampus.

Ketua PWM Jawa Tengah Tafsir menambahkan bahwa momentum milad harus menjadi ruang refleksi dan proyeksi ke depan.

Muhammadiyah, kata dia, memiliki peran strategis dalam membangun kesejahteraan bangsa, bukan hanya umat.

“Ini kesempatan mengevaluasi langkah kita dan memastikan Muhammadiyah makin hadir dalam pembangunan nasional,” ujarnya.

Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menyampaikan ucapan selamat atas dua peringatan tersebut.

Ia menilai kerja sama antara Pemkab Kudus dengan Muhammadiyah selama ini sangat berarti, terutama di bidang pendidikan, kesehatan, sosial, dan ekonomi.

“Kolaborasi ini luar biasa. Semoga terus berlanjut demi mewujudkan Kudus yang makin maju dan sejahtera,” ungkapnya.

Harapan serupa disampaikan Sekda Jawa Tengah Sumarno. Menurutnya, Muhammadiyah memiliki kontribusi besar dalam menyelesaikan persoalan sosial di wilayah Jateng.

Mulai dari sektor pendidikan hingga kesehatan, Muhammadiyah dinilai menjadi mitra strategis pemerintah daerah.

“Kontribusinya nyata dan sangat berarti. Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya,” tuturnya.

Rektor UMKU Edy Soesanto mengaku bangga karena kampusnya dipilih menjadi tempat pertemuan gagasan gerakan Islam berkemajuan.

Ia menyebut kehadiran para tokoh sebagai dorongan moral bagi UMKU untuk semakin memperkuat dakwah amar ma’ruf nahi mungkar.

“Ini kehormatan bagi kami, sekaligus penyemangat untuk terus meneguhkan peran pendidikan dalam memajukan kesejahteraan,” ucapnya.

Memasuki usia ke-27, UMKU disebut terus berupaya memperkuat peran akademik, keislaman, dan sosial.

Edy menegaskan bahwa tagline baru “Go Better” mencerminkan semangat untuk melangkah lebih maju, lebih adaptif, dan lebih berdampak bagi masyarakat.

“Go berarti bergerak maju, Better berarti menjadi lebih baik di bidang akademik, spiritual, hingga karier,” katanya.

Melalui momentum milad, UMKU berharap dapat memperkuat kualitas layanan pendidikan dan meningkatkan jumlah mahasiswa baru.

Edy menekankan bahwa perjalanan UMKU ke depan harus selalu berorientasi pada inovasi dan perbaikan berkelanjutan.

“Kami ingin UMKU membawa perubahan signifikan, terus go better dalam semua aspek,” katanya. (dik)

Advertisement

Artikel Terkait

Daftar SD di Kudus sampai 2032, Bayi dalam Kandungan Sudah Masuk Antrean

Daftar SD di Kudus sampai 2032, Bayi dalam Kandungan Sudah Masuk Antrean

Fenomena pendaftaran inden di SD Muhammadiyah Birrul Walidain Kudus terus menjadi perhatian masyarakat. Hingga saat ini, antrean calon murid baru bahkan telah mencapai tahun 2032. Menariknya, bahkan ada orang tua yang me

"Messi" Kini Resmi menjadi Anggota Muhammadiyah, Kok Bisa?

"Messi" Kini Resmi menjadi Anggota Muhammadiyah, Kok Bisa?

Messi menjadi sorotan setelah disebut sebagai kucing pertama penerima Kartu Kucing Muhammadiyah. Momen unik ini ramai diperbincangkan di media sosial dan mengundang beragam respons dari warganet.

Muhammadiyah: Tradisi Malam Satu Suro Boleh Dilestarikan, Asal Tidak Bertentangan dengan Tauhid

Muhammadiyah: Tradisi Malam Satu Suro Boleh Dilestarikan, Asal Tidak Bertentangan dengan Tauhid

Muhammadiyah memandang tradisi Malam Satu Suro sebagai bagian dari kebudayaan masyarakat Jawa yang lahir dari proses sosial dan sejarah. Namun, tradisi tersebut perlu ditempatkan dalam bingkai nilai-nilai Islam agar tida

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer