Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

"Messi" Kini Resmi menjadi Anggota Muhammadiyah, Kok Bisa?

u
Penulis: uinbroadcasting❯
Seekor kucing bernama Messi menjadi perhatian publik setelah menerima Kartu Kucing Muhammadiyah. Messi disebut sebagai kucing pertama yang memperoleh kartu tersebut.
Seekor kucing bernama Messi menjadi perhatian publik setelah menerima Kartu Kucing Muhammadiyah. Messi disebut sebagai kucing pertama yang memperoleh kartu tersebut.

Advertisement

RADAR KUDUS - Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) resmi meluncurkan Komunitas Kucing Muhammadiyah (KucingMu) pada Minggu (5/7/2026).

Peluncuran tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Zoonosis Sedunia disertai kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis bagi 60 ekor kucing.

Dalam kegiatan tersebut, LDK PWM DIY juga menerbitkan Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah (KTAM) khusus bagi 60 kucing yang telah mengikuti pemeriksaan kesehatan.

Advertisement

Seekor kucing bernama "Messi" menjadi kucing pertama yang menerima KTAM KucingMu sebagai simbol dimulainya program tersebut.

Program KucingMu merupakan langkah awal Muhammadiyah dalam membangun kepedulian terhadap kesehatan hewan, khususnya kucing, di lingkungan Muhammadiyah.

Melalui program ini, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan hewan peliharaan sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan bersama.

Advertisement

Ketua Bidang Kesehatan Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM), Afghan Azka Falah, menjelaskan bahwa menjaga kesehatan kucing bukan hanya bentuk kasih sayang terhadap hewan, tetapi juga merupakan upaya pencegahan penularan penyakit dari hewan ke manusia (zoonosis).

"Menjaga kesehatan kucing bukan sekadar bentuk kasih sayang terhadap hewan, melainkan juga langkah penting dalam mencegah penularan penyakit dari hewan ke manusia," ujar Afghan.

Melalui peluncuran KucingMu, Muhammadiyah berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan hewan sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang lebih sehat bagi manusia dan hewan. (Akbar Anayaka)

Advertisement

Artikel Terkait

Muhammadiyah: Tradisi Malam Satu Suro Boleh Dilestarikan, Asal Tidak Bertentangan dengan Tauhid

Muhammadiyah: Tradisi Malam Satu Suro Boleh Dilestarikan, Asal Tidak Bertentangan dengan Tauhid

Muhammadiyah memandang tradisi Malam Satu Suro sebagai bagian dari kebudayaan masyarakat Jawa yang lahir dari proses sosial dan sejarah. Namun, tradisi tersebut perlu ditempatkan dalam bingkai nilai-nilai Islam agar tida

Kisah Haru Jemaah Muhammadiyah Semarang, Korbankan Umrah Sunah demi Tarwiyah Haji 2026

Kisah Haru Jemaah Muhammadiyah Semarang, Korbankan Umrah Sunah demi Tarwiyah Haji 2026

Jemaah Kloter 28 SOC Muhammadiyah Semarang rela menandatangani surat bermeterai tanpa jaminan negara demi mengikuti Tarwiyah Haji 2026 dan mabit di Mina sesuai sunah Rasulullah.

Daftar SD di Kudus sampai 2032, Bayi dalam Kandungan Sudah Masuk Antrean

Daftar SD di Kudus sampai 2032, Bayi dalam Kandungan Sudah Masuk Antrean

Fenomena pendaftaran inden di SD Muhammadiyah Birrul Walidain Kudus terus menjadi perhatian masyarakat. Hingga saat ini, antrean calon murid baru bahkan telah mencapai tahun 2032. Menariknya, bahkan ada orang tua yang me

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer