Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Terindikasi Terlibat Judol, 3.862 KPM di Kudus Dicoret dari Penerima Bansos

A
Penulis: Ali Mustofa❯
Ilustrasi penerima bansos
Ilustrasi penerima bansos

Advertisement

KUDUS – Sebanyak 3.862 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kabupaten Kudus tercatat dicoret dari daftar penerima bantuan sosial berupa bantuan sembako dan Program Keluarga Harapan (PKH).

Langkah tersebut dilakukan setelah data penerima terindikasi berkaitan dengan aktivitas judi online (judol).

Kepala Dinas Sosial P3AP2KB Kabupaten Kudus, Putut Winarno, menjelaskan bahwa KPM yang terdeteksi menggunakan bantuan atau identitasnya untuk aktivitas judol memang harus menerima konsekuensi berupa penghentian bantuan.

Advertisement

Meski demikian, pemerintah masih memberikan kesempatan kepada penerima terdampak untuk mengajukan reaktivasi bantuan.

Syaratnya, penerima harus membuat surat pernyataan bermaterai yang menyatakan tidak akan kembali melakukan aktivitas judi online.

Jika setelah bantuan diaktifkan kembali penerima terbukti mengulangi aktivitas tersebut, maka bantuan akan diblokir secara permanen dan penerima masuk daftar hitam.

Advertisement

“Kesempatan masih diberikan. Tetapi jika kembali menggunakan judol, akan diblokir seumur hidup dari daftar penerima manfaat,” kata Winarno, Senin (31/8/2026).

Winarno menerangkan, penerima bantuan sembako dan PKH merupakan masyarakat yang berada dalam kelompok desil 1 hingga 4.

Meskipun hak bantuan dihentikan, data mereka tetap tercatat dalam kelompok desil tersebut.

Hanya saja, akses terhadap bantuan diblokir akibat adanya pelanggaran persyaratan.

Advertisement

Artikel Terkait

Peringati HUT TNI AL, Bagikan Sembako dan Sosialisasi Keselamatan Melaut Masyarakat Pesisir

Peringati HUT TNI AL, Bagikan Sembako dan Sosialisasi Keselamatan Melaut Masyarakat Pesisir

Danposal Jepara Kapten Laut (S) Susilo menambahkan, pemberian 160 paket sembako menjadi wujud kepedulian terhadap masyarakat.

Pembangunan Drainase Jalan Bhakti Kudus Belum Rampung, Warga Keluhkan Proses Pengerjaan

Pembangunan Drainase Jalan Bhakti Kudus Belum Rampung, Warga Keluhkan Proses Pengerjaan

Pembangunan saluran drainase di Jalan Bhakti, Kudus, masih berlangsung sejak September 2026. Warga mengeluhkan proses pengerjaan yang dinilai cukup lama serta akses jalan yang terganggu akibat proyek tersebut.

Motor Beat Dicuri Saat Kunci Masih Menempel

Motor Beat Dicuri Saat Kunci Masih Menempel

Kelalaian kecil saat memarkir kendaraan berujung kerugian jutaan rupiah bagi seorang warga Desa Jepang, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer