Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kader Diminta Jemput Gagasan Akar Rumput, Begini Alasannya!

A
SIMBOLIS: Bupati Kudus Sam’ani Intakoris bersama Wakil Sekretaris Jenderal DPP PAN, Andra Bani Sagalane memotong nasi tumpeng sebagai pembukaan acara secara simbolis, Senin (10/8) petang. (ANDIKA TRISNA SAPUTRA/RADAR KUDUS)
SIMBOLIS: Bupati Kudus Sam’ani Intakoris bersama Wakil Sekretaris Jenderal DPP PAN, Andra Bani Sagalane memotong nasi tumpeng sebagai pembukaan acara secara simbolis, Senin (10/8) petang. (ANDIKA TRISNA SAPUTRA/RADAR KUDUS)

Advertisement

KALIWUNGU – Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Kudus didorong tidak hanya memperkuat struktur internal, tetapi juga aktif turun ke masyarakat untuk menjaring gagasan dari akar rumput.

Masukan tersebut dinilai penting sebagai bekal partai menghadapi berbagai persoalan masyarakat sekaligus mempersiapkan diri menuju Pemilu 2029.

Pesan tersebut disampaikan Wakil Sekretaris Jenderal DPP PAN, Andra Bani Sagalane, saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I Tahun 2026 sekaligus Musyawarah Cabang (Muscab) DPC PAN se-Kabupaten Kudus, Senin (10/8).

Advertisement

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 16.30 WIB itu berlangsung di Ballroom Padhmaya Sapphire Boutique Hotel, Kudus.

Agenda tersebut diikuti jajaran pengurus serta KSB DPC PAN se-Kabupaten Kudus dan sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan Milad ke-28 PAN.

Dalam kesempatan tersebut, Andra mengingatkan kader mengenai fungsi partai politik sebagai sarana memperjuangkan kepentingan masyarakat.

Advertisement

Menurutnya, menjadi kader tidak semestinya hanya berorientasi pada perolehan jabatan politik.

Ia menegaskan, ketika seorang kader belum mendapatkan posisi politik, perjuangan melalui partai tetap harus berjalan.

“Kalau kita gak bisa dapat semua, jangan tinggalin semua. Artinya kalau kita gak bisa jadi pejabat, jangan tinggalin partai,” ujar Andra.

Menurutnya, partai memiliki ruang untuk menyalurkan aspirasi masyarakat, baik melalui kader yang duduk di lembaga legislatif maupun melalui pemerintahan.

Advertisement

Artikel Terkait

Pembangunan Drainase Jalan Bhakti Kudus Belum Rampung, Warga Keluhkan Proses Pengerjaan

Pembangunan Drainase Jalan Bhakti Kudus Belum Rampung, Warga Keluhkan Proses Pengerjaan

Pembangunan saluran drainase di Jalan Bhakti, Kudus, masih berlangsung sejak September 2026. Warga mengeluhkan proses pengerjaan yang dinilai cukup lama serta akses jalan yang terganggu akibat proyek tersebut.

Motor Beat Dicuri Saat Kunci Masih Menempel

Motor Beat Dicuri Saat Kunci Masih Menempel

Kelalaian kecil saat memarkir kendaraan berujung kerugian jutaan rupiah bagi seorang warga Desa Jepang, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus.

Sempat Kalah, MilkLife Strikers Juara Singa Cup 2026

Sempat Kalah, MilkLife Strikers Juara Singa Cup 2026

Gelar juara ini terasa istimewa karena menjadi ajang pembalasan atas kekalahan MilkLife Strikers dari lawan yang sama sehari sebelumnya.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer