Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pemkab Kudus Hapus Anggaran Revitalisasi Pasar Bitingan 2026, Ini Alasannya

R

BERDIRI: Bangunan Pasar Bitingan Kudus yang rencananya akan dijadikan kawasan parkir, belum lama ini. (INDAH SUSANTI/RADAR KUDUS)
BERDIRI: Bangunan Pasar Bitingan Kudus yang rencananya akan dijadikan kawasan parkir, belum lama ini. (INDAH SUSANTI/RADAR KUDUS)


Advertisement

KUDUS – Pasar Bitingan Kudus dipastikan tidak lagi masuk dalam daftar anggaran revitalisasi pada tahun 2026.

Hal ini lantaran kawasan tersebut direncanakan akan beralih fungsi menjadi area parkir sebagai fasilitas pendukung pengembangan Smart Hospital ke depan.

Dengan rencana perubahan fungsi itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus tidak lagi mengalokasikan anggaran untuk perbaikan pasar tersebut.

Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan, dan Aset Daerah (BPPKAD) Kudus, Djati Solehah, menjelaskan bahwa seluruh pedagang Pasar Bitingan nantinya akan dipindahkan secara bertahap.

Relokasi akan diawali dengan pedagang sayur malam, disusul pedagang yang beraktivitas di dalam area pasar setelah tersedia anggaran pembangunan pasar baru.

Advertisement

“Untuk saat ini kami masih menunggu kepastian dari Kementerian Perdagangan. Pasar Bitingan ke depan belum akan dibongkar. Setelah pedagang sayur malam pindah ke Pasar Saerah, kami akan berkoordinasi dengan OPD terkait, seperti Satpol PP, untuk melakukan pengamanan agar lokasi tetap steril,” jelas Djati.

Ia menambahkan, upaya revitalisasi pasar tradisional di Kudus tetap berjalan.

Pada tahun ini, Pemkab memfokuskan perbaikan di Pasar Kliwon agar lingkungan pasar menjadi lebih aman dan nyaman bagi masyarakat.

Djati juga mengakui masih terdapat sejumlah titik di beberapa pasar yang mengalami kebocoran atap saat hujan serta genangan air di sejumlah kios.

Terkait Pasar Bitingan, pihaknya memastikan tidak akan ada aset yang terbengkalai setelah seluruh pedagang dipindahkan.

Saat ini tercatat lebih dari seribu pedagang beraktivitas di Pasar Bitingan Kudus.

Apabila anggaran dari Kementerian Perdagangan belum juga turun sementara pembangunan rumah sakit sudah mulai berjalan, aktivitas pedagang tetap akan difasilitasi.

Menurut Djati, keberadaan pedagang yang masih tersisa di dalam Pasar Bitingan tidak akan terlalu mengganggu proses pembangunan.

Namun, pedagang sayur malam dinilai berpotensi menghambat aktivitas proyek karena berada di jalur keluar-masuk kendaraan proyek pembangunan rumah sakit. (san)

Advertisement

Artikel Terkait

Museum Kretek dan Museum Patiayam Kudus Ditutup Sementara, Ada Revitalisasi hingga Akhir Desember

Museum Kretek dan Museum Patiayam Kudus Ditutup Sementara, Ada Revitalisasi hingga Akhir Desember

Masyarakat yang berencana mengunjungi Museum Kretek dan Museum Situs Purbakala Patiayam di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, perlu menunda kunjungannya untuk sementara waktu.

Revitalisasi Bundaran Tugu Tani Grobogan Dimulai

Revitalisasi Bundaran Tugu Tani Grobogan Dimulai

GROBOGAN – Revitalisasi Bundaran Tugu Tani Nglejok, Purwodadi, mulai memasuki tahap mutual check 0 (MC-0). Penataan ini tak hanya menyasar wajah taman, tetapi juga menyesuaikan ruang gerak kendaraan berat yang selama in

Presiden Prabowo Hadiri Peresmian Revitalisasi Stasiun Tawang Semarang, Soroti Pelestarian Cagar Budaya

Presiden Prabowo Hadiri Peresmian Revitalisasi Stasiun Tawang Semarang, Soroti Pelestarian Cagar Budaya

Presiden Prabowo Subianto meluncurkan revitalisasi tahap pertama Stasiun Semarang Tawang yang terletak di Kota Semarang, Jawa Tengah, pada hari Kamis, 30 Juli 2026.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer