
GROBOGAN – Revitalisasi Bundaran Tugu Tani Nglejok, Purwodadi, mulai memasuki tahap mutual check 0 (MC-0).
Penataan ini tak hanya menyasar wajah taman, tetapi juga menyesuaikan ruang gerak kendaraan berat yang selama ini kerap kesulitan bermanuver di kawasan tersebut.
Pemkab Grobogan melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) melakukan sejumlah penyesuaian desain sebelum pekerjaan fisik dimulai.
Salah satu perubahan utama yakni memperkecil diameter taman dari semula 34 meter menjadi 31,5 meter.
Kabid Tata Lingkungan DLH Kabupaten Grobogan Eko Sulistyono mengatakan, pengurangan diameter tersebut dilakukan untuk memberikan ruang manuver yang lebih leluasa bagi kendaraan, terutama truk berukuran besar.
"Luasan taman ini untuk kondisi sekarang 34 meter, nanti menjadi 31,5 meter. Berarti ada pengurangan 1,5 meter keliling," ujar Eko.
Penyesuaian itu, kata dia, merupakan hasil evaluasi forum lalu lintas sekaligus menindaklanjuti banyaknya aduan masyarakat.
Lantaran beberapa kali, truk yang melintas dan bermanuver di sekitar bundaran kerap menyenggol bagian trotoar taman.
"Banyak masukan saat rapat pertama itu, banyak truk ketika dia bermanuver menyenggol samping berkali-kali.
Baru diperbaiki, tersenggol truk lagi. Untuk mengantisipasinya, kita kurangi diameternya," jelasnya.



