Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Tempat Usaha Minuman Oplosan Maut di Jepara Telah Dirintis Lebih dari 10 Tahun

Fikri Thoharudin • Selasa, 10 Februari 2026 | 17:30 WIB

 

TERTUMPUK: Sejumlah minuman beralkohol tampak diletakkan di samping warung milik R.
TERTUMPUK: Sejumlah minuman beralkohol tampak diletakkan di samping warung milik R.

JEPARA — Tempat usaha minuman yang diduga menyebabkan kematian lima orang di Kabupaten Jepara, diketahui telah dirintis setidaknya 10 tahun lebih.

Sementara, aktivitas karaoke di lokasi tersebut baru berjalan sekitar tiga tahun terakhir.

Usaha itu dimiliki oleh seorang pria berinisial R, warga RT 3/RW 3 Desa Suwawal Timur, Kecamatan Pakis Aji.

Baca Juga: Daftar Lengkap Korban Jamu Gingseng Jepara: Lima Tewas, Tiga Kritis

Informasi yang dihimpun Radar Kudus dari warga setempat menyebutkan, selain menjual minuman jamu, lokasi tersebut juga menyediakan ruang karaoke. Termasuk minuman beralkohol.

Bangunan warung berada di bagian belakang rumah R.

Dapur (bar) berdiri dengan atap sederhana, asbes. Sedangkan room karaoke telah memiliki bangunan permanen. 

Di area warung terdapat tiga pasang meja dan kursi yang panjangnya satu hingga dua meter.

Di sudut paling belakang, bangunan berdempetan dengan kebun milik warga dan bersebelahan langsung dengan kandang kambing milik warga sekitar.

Ruang karaoke memiliki panjang bangunan sekitar 15 meter dengan lebar 4 meter, berupa bangunan permanen dengan pintu kaca.

Baca Juga: Kronologi Lima Warga Jepara Tewas Gegara Minum Jamu Gingseng

Pasca kejadian maut tersebut, usaha di kompleks tersebut kini telah dipasangi garis polisi.

Di sudut warung, masih tampak tumpukan minuman keras dengan berbagai merek. Berbotol kaca.

Tak hanya itu, R tampak berencana memperluas usahanya.

Sejumlah batu pondasi dan bata ringan terlihat menumpuk di area belakang rumah.

Bahkan, sebagian tanah di lokasi tersebut telah digali untuk persiapan pondasi bangunan baru.(fik)

 

Editor : Mahendra Aditya
#jepara #maut #jamu #Gingseng