Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Hujan Deras Kembali Picu Longsor di Empat Titik Desa Tempur

Fikri Thoharudin • Kamis, 5 Februari 2026 | 10:23 WIB
SATSET: Proses pembersihan material longsor di Jalan Damarwulan-Tempur pada Kamis (5/2) pagi.
SATSET: Proses pembersihan material longsor di Jalan Damarwulan-Tempur pada Kamis (5/2) pagi.

JEPARA — Potensi bencana longsor masih mengintai Desa Tempur, Kecamatan Keling. 

Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak Rabu malam hingga Kamis (5/2), kembali memicu longsor di sedikitnya empat titik. Baik di ruas jalan maupun area permukiman warga.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa ini membuat warga tetap waspada terhadap potensi longsor susulan.

Mengingat curah hujan masih terbilang cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir.

Camat Keling, Lulut Andi Ariyanto, menyampaikan berdasarkan laporan sementara yang masuk, menunjukkan terdapat empat titik longsor.

Warga beserta relawan telah melakukan pembersihan material. Agar kondisi jalur dapat segera pulih.

Empat titik tersebut meliputi, Jalan utama Kajang Kaliombo menuju Desa Tempur. Tepatnya di tanjakan sekitar sawah mbah Leki, yang tertutup material longsor secara total.

Lalu Jalan Desa Tempur di Dukuh Kemiren, yang tertutup material longsor sebagian.

Kemudian rumah milik warga Dukuh Petung RT 5/RW 3 Adi Khilmawan. Longsor menimpa bagian dapur. Ambrol dan tertutup material lumpur.

Serta jalan utama menuju Dukuh Duplak, yang juga terdampak longsoran.

Pihaknya menyampaikan, warga bersama relawan setempat langsung melakukan kerja bakti untuk membersihkan material longsor.

Kerja bakti dilakukan secara saksama di area jalan yang tertutup, agar aktivitas masyarakat tidak terganggu.

BERLUMPUR: Warga tengah bergotong-royong membantu proses pembersihan longsor di Dukuh Petung Desa Tempur.
BERLUMPUR: Warga tengah bergotong-royong membantu proses pembersihan longsor di Dukuh Petung Desa Tempur.

 

Sementara itu, BPBD Jepara turut melakukan penanganan dengan menerjunkan alat semprot bertekanan tinggi untuk membersihkan material longsor, khususnya di badan jalan agar dapat segera dilalui kendaraan. 

Pembersihan juga dilakukan di dalam rumah warga yang terdampak di Dukuh Petung.

“Pada pukul 09.00 WIB, jalur utama Kajang–Kaliombo atau Desa Damarwulan–Tempur sudah berhasil dibuka,” ungkapnya.

Meskipun demikian, ia menambahkan bahwa proses pembersihan masih terus berlangsung di jalur Kemiren dan akses jalan di Dukuh Duplak. 

Pihaknya mengimbau agar warga tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama yang tinggal di wilayah rawan longsor.

Serta segera melapor jika muncul tanda-tanda pergerakan tanah di sekitar permukiman maupun akses jalan desa.

Lulut menyebutkan, hingga saat ini penanganan kebencanaan khususnya di Desa Tempur terus berjalan. Utamanya usai longsor besar yang terjadi pada Jumat (9/1) lalu.

"Sampai saat ini masih fokus, dengan upaya-upaya pemulihan," tandasnya.(fik)

 

Editor : Ali Mustofa
#hujan deras #rawan bencana #jepara #tempur #longsor