Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

KEREN! Jepara Mulus Bukan Sekedar Jargon di Tangan Mas Wiwit

Z
Penulis: Zakarias Fariury❯
GENCAR: Potret pembetonan jalan Jepara.
GENCAR: Potret pembetonan jalan Jepara.

RADAR KUDUS -  Sektor infrastruktur di Kabupaten Jepara memasuki babak baru di bawah kepemimpinan Bupati H. Witiarso Utomo.


Advertisement

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara tengah melakukan perombakan besar-besaran terhadap aksesibilitas wilayah melalui peningkatan jalan secara masif yang menjangkau hampir seluruh pelosok daerah.

Berbeda dengan kebijakan tahun-tahun sebelumnya, proyek strategis ini menanggalkan pola perbaikan parsial.

Advertisement

Pemkab kini menerapkan konsep "Tuntas Ruas", yakni penyelesaian perbaikan satu ruas jalan secara menyeluruh untuk memastikan kualitas dan ketahanan aspal yang lebih panjang.

Realisasi Slogan 'Jepara MULUS'

Sekretaris Daerah (Sekda) Jepara, Ary Bachtiar, menegaskan bahwa slogan "Jepara MULUS" kini telah bertransformasi dari sekadar jargon politik menjadi realitas fisik yang dirasakan masyarakat.

Menurutnya, percepatan pembangunan di era Bupati Witiarso merupakan pencapaian signifikan yang belum pernah terjadi sebelumnya.

“Bisa dikatakan demikian. Baru di era Pak Wiwit (Witiarso Utomo), peningkatan jalan dilakukan secara masif dan menyeluruh dengan konsep tuntas ruas,” ungkap Ary Bachtiar saat memberikan keterangan kepada media, Kamis (1/1/2026).

Advertisement

Ary menambahkan bahwa pendekatan tuntas ruas ini jauh lebih efektif dibandingkan pola tambal sulam.

Selain hasil yang lebih awet, kualitas jalan yang seragam di sepanjang ruas tersebut diklaim mampu mendukung aktivitas ekonomi serta mobilitas masyarakat secara lebih fungsional.

Baca Juga: BANGGA! Kiper Muda Asal Jepara Lolos Beasiswa Klub Levante UD Spanyol

Konektivitas sebagai Mesin Ekonomi

Pemkab Jepara memposisikan pembangunan infrastruktur jalan sebagai sarana vital yang berdampak langsung pada tiga sektor utama: pertumbuhan ekonomi mikro, optimalisasi pelayanan publik, dan penguatan konektivitas antarwilayah.

Jalan-jalan strategis yang sebelumnya dipenuhi titik kerusakan kini mulai bersalin rupa. Dengan akselerasi pembangunan ini, Jepara secara perlahan mulai menanggalkan citra lama jalan rusak dan penuh tambalan.

Transformasi infrastruktur ini diharapkan menjadi pondasi kokoh bagi konektivitas logistik dan pariwisata di Bumi Kartini pada tahun-tahun mendatang. (*)

Advertisement

Artikel Terkait

Dinilai Langgar Aturan Jarak, Warung Madura di Lebuawu Ditutup Sementara

Dinilai Langgar Aturan Jarak, Warung Madura di Lebuawu Ditutup Sementara

Toko sembako 7 Saudara tersebut dinilai melanggar kesepakatan jarak yang diberlakukan Paguyuban Silaturahmi Warung Madura Nur Zat Sejati. Penertiban dilakukan dengan mendatangi langsung lokasi toko, pada Kamis (5/11). 

Perwakilan Diplomatik Forum 2026, Soemadi Ungkap Potensi Kerja Sama Negara Sahabat dengan Jepara

Perwakilan Diplomatik Forum 2026, Soemadi Ungkap Potensi Kerja Sama Negara Sahabat dengan Jepara

Pernyataan tersebut disampaikan usai penandatanganan Minutes of Meeting (MoM) dalam rangkaian acara Diplomatic Forum, pada Kamis (5/11).

Habis di-PHK, Buruh Asal Jepara Nekat Gondol Motor PCX di Langon

Habis di-PHK, Buruh Asal Jepara Nekat Gondol Motor PCX di Langon

Korban sendiri, baru menyadari motornya hilang saat hendak pulang kerja sekitar pukul 16.00 WIB dan langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek Tahunan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer