Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ramai tapi Bukan untuk Demo, Ojol di Jepara Sumringah Dapat Layanan Servis Motor Gratis

F
Penulis: Fikri Thoharudin❯
ANTUSIAS: Proses layanan servis motor gratis yang dilakukan di Halaman Gedung Wanita pada Kamis (4/12).
ANTUSIAS: Proses layanan servis motor gratis yang dilakukan di Halaman Gedung Wanita pada Kamis (4/12).

JEPARA - Raut lega tampak jelas di wajah para pengemudi ojek online (ojol) yang sejak pagi memadati Halaman Gedung Wanita Jepara, pada Kamis (4/12). 


Advertisement

Bukan untuk demo, tapi untuk mengantre servis motor dan ganti oli gratis.

Setidaknya 100 motor ojol akan menjadi sasaran program servis dan ganti oli gratis yang diadakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). 

Selama dua hari, para driver ini mendapatkan kesempatan merawat kendaraan kerja mereka tanpa mengeluarkan sepeser pun biaya.

Advertisement

Program pemberdayaan bertajuk ZAuto itu dibuka secara resmi dan dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Asisten 1 Sekda Jepara Diyar Susanto, Ketua Baznas Jepara Sholih, Kepala Diskopukmnakertrans Jepara Zamroni Lestiaza, serta beberapa perwakilan perangkat daerah. 

Suasana hangat terasa saat para tamu berdialog singkat dengan para ojol yang tampak antusias mengikuti kegiatan.

Di sela keramaian, Ana Dwi Cahyani, 42, salah satu dari sejumlah ojol perempuan yang hadir, tampak sumringah

Advertisement

“Kami senang ada servis gratis ini. Kalau bisa sering-sering dilakukan, termasuk bantuan lainnya,” sebut ibu tiga anak asal Desa Mulyoharjo ini.

Sejak dua tahun terakhir, Ana sudah menjadi pengemudi ojek online. Kendaraan baginya ialah napas untuk mencari penghasilan, sehingga ia selalu berusaha merawatnya sebisa mungkin. 

Setiap bulan ia rutin mengganti oli, sementara servis berkala ia lakukan dua bulan sekali.

“Biasanya ganti oli Rp 50 ribu dan servis sekitar Rp 200 ribu. Dengan bantuan dari Baznas ini tentu mengurangi pengeluaran bulanan saya,” ujarnya.

Bagi para ojol, program sederhana seperti ini bukan hanya soal servis motor, tetapi juga bentuk perhatian yang memberi mereka ruang bernapas di tengah biaya operasional yang tak pernah berhenti. 

Program ZAuto pun menjadi gambaran bagaimana bantuan bisa tepat sasaran, memberdayakan, sekaligus menyentuh sisi kemanusiaan.

Ketua Baznas Jepara Sholih, menjelaskan bahwa program ini merupakan kolaborasi antara Baznas RI dan Baznas Jepara. 

Menariknya, dua mekanik yang menangani servis motor merupakan para mustahik yang sebelumnya telah diberdayakan melalui program ZAuto.

“Saat ini sasarannya memang para pengemudi ojek online. Tujuannya untuk meringankan beban operasional para driver ojol ini serta memastikan kondisi kendaraan mereka prima, sehingga dapat bekerja dengan aman dan nyaman,” ungkapnya Kamis (4/12).

Ia menambahkan, motor tak ubahnya menjadi aset utama bagi para pekerja ojek online. Sebab itu, perawatan menjadi hal yang tidak boleh diabaikan. 

“Kami berharap bantuan ini dapat bermanfaat. Dengan motor yang terawat, InsyaAllah pendapatan juga bisa lebih optimal. Dan jangan lupa nanti jika penghasilannya sudah banyak juga bisa infaq ke Baznas,” pesannya.

Dukungan juga datang dari Pemerintah Kabupaten Jepara. Asisten 1 Sekda, Diyar Susanto, menyoroti kesungguhan Baznas dalam menghadirkan program-program yang tepat sasaran dan langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat kecil.

“Pemerintah Daerah sangat mendukung program-program Baznas yang sifatnya langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kegiatan ZAuto ini adalah contoh nyata bagaimana dana zakat, infak, dan sedekah dikelola secara produktif dan tepat sasaran,” tanggapnya.

Pihaknya berharap, bantuan semacam ini bisa memantik semangat mereka untuk kelak ikut membantu sesama ketika keadaan sudah lebih baik.

“Kepada para driver ojol yang hari ini mendapatkan bantuan agar ke depan bisa bergantian menjadi orang yang membantu lainnya,” ujarnya.(fik)

Advertisement
Editor : Mahendra Aditya

Artikel Terkait

Habis di-PHK, Buruh Asal Jepara Nekat Gondol Motor PCX di Langon

Habis di-PHK, Buruh Asal Jepara Nekat Gondol Motor PCX di Langon

Korban sendiri, baru menyadari motornya hilang saat hendak pulang kerja sekitar pukul 16.00 WIB dan langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek Tahunan.

Pemprov Jateng Beton Jalan Jepara-Keling 3,3 Kilometer, Jawab Keluhan Warga Soal Jalan Rusak

Pemprov Jateng Beton Jalan Jepara-Keling 3,3 Kilometer, Jawab Keluhan Warga Soal Jalan Rusak

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus menggenjot peningkatan infrastruktur jalan, untuk memberikan akses transportasi yang lebih baik bagi masyarakat.

Diplomat Asing Belajar Mengukir di SMPN 6 Jepara, Sekolah Ini Punya Sejarah Sejak 1956

Diplomat Asing Belajar Mengukir di SMPN 6 Jepara, Sekolah Ini Punya Sejarah Sejak 1956

Diplomat asing mencoba mengukir dan membatik di SMPN 6 Jepara. Sekolah ini memiliki sejarah sebagai Sekolah Teknik Ukir sejak 1956.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer