Kebakaran Landa Bekas TPA Jatibarang Semarang, Penyebab Masih Didalami

SEMARANG — Kebakaran melanda kawasan bekas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatibarang di Kota Semarang pada Jumat malam, 17 September 2026, dan membakar lahan seluas sekitar 3 hektare yang dipenuhi tumpukan sampah lama serta vegetasi kering.
Api dilaporkan mulai terlihat sekitar pukul 19.00–19.10 WIB, kemudian merambat dengan cepat dari sisi barat lokasi sebelum berhasil dipadamkan pada pukul 21.00–22.00 WIB setelah petugas berjibaku selama beberapa jam.
Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Semarang mengerahkan sekitar 6–10 armada dan puluhan personel untuk menangani kejadian ini, sambil memastikan api tidak menjalar ke zona aktif TPA yang masih beroperasi.
Hingga saat ini, penyebab kebakaran belum dapat dipastikan dan masih dalam pendalaman bersama kepolisian.
Kebakaran terjadi di area bekas TPA Jatibarang yang secara administratif berada di wilayah Kecamatan Ngaliyan/Mijen, Kota Semarang.
Lokasi yang terbakar merupakan zona atas atau TPA lama yang sudah tidak lagi difungsikan sebagai tempat pembuangan akhir, namun masih menyisakan tumpukan sampah lama serta ditumbuhi ilalang dan rerumputan kering yang mudah terbakar.
Kondisi musim kemarau membuat material vegetasi di sekitar lokasi sangat kering, sehingga ketika api muncul, kobaran dengan cepat meluas dan membesar dalam waktu singkat.
Laporan awal kebakaran diterima Damkar Kota Semarang sekitar pukul 19.00–19.10 WIB dari Kepala TPA Jatibarang.
Api disebut berawal dari sisi barat lahan bekas TPA, kemudian merambat ke area yang dipenuhi sampah dan semak kering.
Berdasarkan pantauan di lokasi pada pukul 21.00 WIB, api sudah berhasil dipadamkan, namun empat hingga enam armada Damkar masih bertahan untuk melakukan pendinginan dan mengantisipasi munculnya kembali titik api.



