Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gelombang Panas Ekstrem Landa Eropa, Warga Diminta Waspada

u
Penulis: uinbroadcasting❯
Ilustrasi warga berupaya mendinginkan diri di tengah gelombang panas ekstrem yang melanda sejumlah negara Eropa dengan suhu mencapai lebih dari 40 derajat Celsius.
Ilustrasi warga berupaya mendinginkan diri di tengah gelombang panas ekstrem yang melanda sejumlah negara Eropa dengan suhu mencapai lebih dari 40 derajat Celsius.

Advertisement

RADAR KUDUS – Sejumlah negara di Eropa tengah menghadapi gelombang panas ekstrem yang dipicu fenomena heat dome. Kondisi ini menyebabkan suhu udara melonjak hingga lebih dari 40 derajat Celsius di beberapa wilayah, sehingga pemerintah setempat mengeluarkan berbagai peringatan dan langkah darurat guna melindungi masyarakat.

Fenomena tersebut tidak hanya meningkatkan risiko gangguan kesehatan, tetapi juga memicu kebakaran hutan, mengganggu aktivitas pendidikan, hingga menyebabkan kerusakan infrastruktur. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahkan menyebut Eropa sebagai kawasan yang mengalami pemanasan paling cepat dibanding benua lainnya.

Suhu Tinggi Picu Berbagai Dampak

Advertisement

Gelombang panas yang melanda Inggris, Prancis, Spanyol, Italia, hingga Jerman membuat aktivitas masyarakat terganggu. Di Inggris dan Wales, sejumlah sekolah memilih memulangkan siswa lebih awal, bahkan ada yang menghentikan kegiatan belajar sementara karena ruang kelas tidak memiliki sistem pendingin yang memadai.

Kondisi serupa juga terjadi di berbagai kota besar Eropa. Pemerintah setempat mengimbau warga untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan pada siang hari, memperbanyak konsumsi air putih, serta memanfaatkan ruangan berpendingin udara guna menghindari risiko dehidrasi maupun serangan panas (heat stroke).

Prancis Catat Lonjakan Korban Jiwa

Advertisement

Prancis menjadi salah satu negara yang paling terdampak. Otoritas kesehatan setempat melaporkan peningkatan angka kematian selama gelombang panas berlangsung, terutama pada kelompok lanjut usia.

Lebih dari seribu kematian tambahan dilaporkan hanya dalam beberapa hari ketika suhu mencapai puncaknya. Sebagian besar korban merupakan warga berusia di atas 65 tahun yang rentan mengalami gangguan kesehatan akibat paparan panas ekstrem.

Selain itu, puluhan orang dilaporkan meninggal karena tenggelam saat berusaha mencari tempat untuk mendinginkan tubuh di sungai maupun danau.

Spanyol dan Italia Berlakukan Status Siaga

Pemerintah Spanyol menetapkan peringatan panas tingkat tertinggi di sejumlah wilayah karena suhu berada jauh di atas rata-rata normal. Beberapa kota diperkirakan mengalami suhu lebih dari 40 derajat Celsius.

Sementara itu, Italia juga mengeluarkan peringatan merah di berbagai kota besar seperti Roma, Milan, Turin, dan Venesia. Masyarakat diminta menghindari paparan sinar matahari langsung, membatasi aktivitas fisik berat, menggunakan tabir surya, serta mengonsumsi makanan yang lebih ringan selama cuaca panas berlangsung.

Kebakaran Hutan dan Infrastruktur Terdampak

Suhu tinggi yang berkepanjangan turut meningkatkan risiko kebakaran hutan, khususnya di wilayah Jerman. Beberapa kawasan berada pada level kewaspadaan tertinggi karena kondisi hutan yang semakin kering.

Advertisement
Editor : uinbroadcasting
Sumber : Kompas.com, Detiknews

Artikel Terkait

Cuaca Ekstrem, Jemaah Haji Indonesia Dilarang Lempar Jumrah Siang Hari

Cuaca Ekstrem, Jemaah Haji Indonesia Dilarang Lempar Jumrah Siang Hari

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) di Arab Saudi memberikan peringatan tegas kepada jemaah haji dari Indonesia supaya tidak melaksanakan ritual lempar jumrah di siang hari, terutama antara pukul 10.00 hingga 14.00

Bukan Sabotase, Bareskrim Tegaskan Cuaca Ekstrem Jadi Pemicu Utama Blackout Massal di Sumatra

Bukan Sabotase, Bareskrim Tegaskan Cuaca Ekstrem Jadi Pemicu Utama Blackout Massal di Sumatra

Bukan Sabotase, Bareskrim Tegaskan Cuaca Ekstrem Jadi Pemicu Utama Blackout Massal di Sumatra

Cuaca di Madinah Menyentuh 42°C, Jemaah Haji Diminta Waspada Dehidrasi dan Diimbau untuk Jaga Kesehatan

Cuaca di Madinah Menyentuh 42°C, Jemaah Haji Diminta Waspada Dehidrasi dan Diimbau untuk Jaga Kesehatan

Cuaca di Madinah saat ini sangat panas, dengan suhu pada siang hari yang pernah mencapai 42 derajat Celsius.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer