Dunia Pendidikan Diserang! Iran Murka Usai Kampus Prestisius Jadi Target Serangan

RADAR KUDUS – Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, melontarkan kecaman keras atas serangan terbaru yang disebut melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Sharif University of Technology, kampus teknik bergengsi di Iran yang kerap dijuluki sebagai “MIT-nya Iran”.
Melalui pernyataan di platform X, Araghchi menilai serangan tersebut sebagai aksi kriminal karena menyasar pusat riset, ilmu pengetahuan, dan inovasi.
Ia menegaskan bahwa serangan ini menambah daftar fasilitas pendidikan yang menjadi target dalam eskalasi konflik terbaru.
Serangan udara di Teheran dilaporkan menyebabkan kerusakan signifikan pada sejumlah fasilitas kampus, termasuk laboratorium serta masjid utama di kompleks universitas.
Aksi tersebut disebut sebagai bagian dari rangkaian serangan lebih luas yang juga menargetkan infrastruktur sipil seperti jalan raya, jembatan, hingga pembangkit listrik.
Dalam beberapa hari terakhir, sedikitnya 12 kota di Iran dilaporkan terdampak serangan, dengan korban jiwa mencapai puluhan orang, termasuk anak-anak.
Sejak konflik meningkat pada 28 Februari, lebih dari 30 universitas di negara tersebut disebut telah menjadi sasaran.
Araghchi turut mengutip sabda Nabi Muhammad SAW untuk menegaskan bahwa ilmu pengetahuan tidak dapat dimusnahkan oleh kekuatan militer.
Ia memperingatkan bahwa pihak yang melakukan serangan akan menghadapi konsekuensi serius.
Kritik serupa juga disampaikan Wakil Presiden Pertama Iran, Mohammad Reza Aref, yang menuding serangan terhadap Universitas Sharif sebagai simbol ketidaktahuan.



