GROBOGAN – Rekayasa jalur kendaraan Jalan Purwodadi – Semarang dialihkan ke jalan alternative karena jalan tidak bisa dilewati akibat jebolnya tanggul dan amblasnya jalan di Desa Tinanding, Kecamatan Godong. Jalan Purwodadi – Semarang tersebut amblas sepanjang 30 meter dan jalan tertutup lumpur.
Amblasnya jalan itu, karena jebolnya tanggul sepanjang 50 meter dengan ketinggian 5 meter dan lebar 6 meter terjadi pada Senin (16/2). Kejadian jebolnya tanggul terjadi pada pukul 16.15 WIB akibat tidak bisa menahan derasnya sungai tuntang. Sehingga tanggul jebol dan membanjir persawahan dan perumahan warga.
Lokasi jebolnya tanggul hampir sama dengan jebolnya tanggul pada Januari tahun 2025 lalu. Lokasinya berjarak 500 meter.
KBO Satlantas Polres Grobogan Iptu Muh Agus Salim mengatakan, pengalihan jalan alternative untuk kendaraan mobil kecil dan sepeda motor. Anggota Satlantas telah disebar dibeberapa titik. Diantaranya di Pertigaan Gubug, Pertigaan Jeketro, Perempatan Ketro dan Pertigaan Penawangan.
”Jadi kendaraan sepeda motor dan mobil kecil bisa lewat Jalan Alternatif lewat Gubug via Penawangan untuk jalur Purwodadi arah Semarang. Begitu sebaliknya.” kata Iptu Agus Salim.
Sementara dari arah Semarang ke Purwodadi dengan kendaraan besar sumbu tiga ke atas bisa lewat Pantura Demak-Godong sampai Purwodadi. Sedangkan kendaraan besar dari Purwodadi-Demak-Semarang.
”Jika nanti ada kendaraan truk besar sumbu tiga akan kami minta putar balik dan lewat pantura,” ujarnya.
Pengalihan jalan Purwodadi – Semarang dialihkan karena di Desa Tinanding , Kecamatan Godong sebagai jalan utama terjadi jalan putus akibat tanggul jebol. Akibat dua tanggul alami jebol dan terdapat jalan putus sepanjang 20 meter.
”Kami himbau kepada pengguna jalan untuk betul-betul memastikan dan perhatikan. Tujuan Jalan Semarang – Purwodadi kendaraan kecil sepeda motor lewat jalan alternative Gubug – Jeketro – Penawangan,” terang dia.
Agus menambahkan, jika nanti terjadi kendaraan jalan masih krodit maka akan diterapkan one way satu jalur. Kemudian akan menetapkan ditempatkan beberapa anggota.
”Kami akan lakukan rekayasa lalu lintas dari arah Kemiri satu arah dan dari Demak juga sautu juga satu arah,” tandasnya. (mun)
Editor : Mahendra Aditya