Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Ikuti Pelatihan Dasar, 452 CPNS di Grobogan Dinyatakan Lulus

Ali Mustofa • Selasa, 7 Desember 2021 | 18:24 WIB
BERI SELAMAT: Bupati Grobogan Sri Sumarni mengalungkan tanda pengenal dan piagam penghargaan kepada CPNS yang lolos pelatihan dasar di pendapa kabupaten kemarin. (SIROJUL MUNIR/RADAR KUDUS)
BERI SELAMAT: Bupati Grobogan Sri Sumarni mengalungkan tanda pengenal dan piagam penghargaan kepada CPNS yang lolos pelatihan dasar di pendapa kabupaten kemarin. (SIROJUL MUNIR/RADAR KUDUS)
GROBOGAN – Sebanyak 452 CPNS dari 454 CPNS di Kabupaten Grobogan lulus mengikuti pelatihan dasar. Ini sebagai salah satu syarat bagi CPNS untuk diangkat menjadi PNS. Dua orang tidak lulus, karena meninggal dunia dan satu orang memang tidak lulus persyaratan.

Pelatihan dasar CPNS tersebut, digelar mulai Maret sampai Desember 2021. Dari 452 CPNS tersebut, 200 CPNS mengikuti pelatihan yang digelar Pemkab Grobogan. Kemudian sisanya mengikuti dari BPSDMD Provinsi Jawa Tengah (Jateng) dan Jogjakarta.

Bupati Grobogan Sri Sumarni memberikan ucapan selamat kepada CPNS yang telah lulus mengikuti pelatihan dasar CPNS. Ini sebagai salah satu syarat bagi CPNS untuk diangkat menjadi PNS. Pelatihan dasar ini, juga sebagai upaya untuk menciptakan aparatur pemerintah yang disiplin, berintegritas, berperilaku baik, memiliki nilai lebih dan profesional dalam melaksanakan berbagai tugas, serta pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Photo
Photo
SIROJUL MUNIR/RADAR KUDUS

”Selesainya pelatihan dasar ini, bukanlah akhir dari perjuangan. Tetapi justru menjadi tonggak awal saudara dalam meniti karir sebagai PNS,” kata Sri Sumarni usai memberikan piagam kepada CPNS yang telah lulus pelatihan.

Untuk mendukung kesuksesan dalam karir, di samping bekerja keras serta loyal kepada pimpinan dan institusi, juga jangan pernah cepat merasa puas dengan yang sudah diperoleh. Dia berpesan untuk tidak pernah berhenti belajar, guna pengembangan diri.

”Manfaatkan jika ada kesempatan untuk mengikuti diklat-diklat teknis maupun fungsional. Manfaatkan pula kesempatan untuk bisa meneruskan pendidikan formal. Baik melalui tugas belajar maupun izin belajar. Tentunya yang relevan dengan tupoksi,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Sri Sumarni juga berkeinginan, banyak PNS Grobogan yang berkesempatan mengikuti pendidikan formal melalui jalur beasiswa. Baik dalam maupun luar negeri. Tentunya, tantangan ini terbuka bagi PNS baru yang relatif masih muda-muda dengan semangat tinggi.

”Pentingnya pendidikan formal maupun pelatihan-pelatihan bagi PNS, sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas SDM aparatur. Guna memperkuat reformasi birokrasi dan meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik serta pelayanan publik yang berkualitas,” terangnya.

Bupati mengingatkan, menjadi CPNS merupakan tanggung jawab profesi yang sudah dipilih. PNS merupakan abdi negara dan abdi masyarakat. Semua PNS harus memiliki nilai dasar yang sama. Yaitu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. ”Pahami nilai dasar ASN yang sudah dicanangkan Presiden Jokowi  saat HUT Korpri kemarin. Yaitu ASN yang Berakhlak (berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, kolaboratif). Dengan moto ”Bangga Melayani Bangsa”,” tandasnya. (lin) Editor : Ali Mustofa
#reformasi birokrasi #pemkab grobogan #CPNS Grobogan #pelatihan dasar