
GROBOGAN – Penyaluran Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) tahap 2 di Kabupaten Grobogan mulai bergulir.
Sebanyak 925 satuan pendidikan (satdik) jenjang SD dan SMP telah mendapatkan penyaluran dalam dua gelombang.
Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Grobogan Suprojo mengatakan, penyaluran BOSP tahap 2 terbagi menjadi empat gelombang.
Pada gelombang pertama, terdapat 790 SD dan 122 SMP yang telah mendapatkan salur.
"Gelombang pertama terdapat 790 SD dan 122 SMP yang telah mendapatkan salur. Total penyaluran SD Rp 48.838.348.914 dan SMP Rp 20.515.031.379," kata Suprojo.
Sementara pada gelombang kedua, terdapat tiga SD dan tiga SMP yang telah mendapatkan penyaluran. Total dana yang disalurkan sebesar Rp 220.850.753 untuk SD dan Rp 177.545.000 untuk SMP.
Jika ditotal, dana BOSP tahap 2 yang telah disalurkan melalui gelombang pertama dan kedua mencapai sekitar Rp 69,75 miliar.
Sedangkan pada gelombang ketiga, masih terdapat 10 SD dan sembilan SMP yang belum salur.
Kemudian pada gelombang keempat terdapat dua SMP yang juga belum mendapatkan penyaluran.
Suprojo mengatakan, pihaknya belum dapat memastikan kapan batas paling lambat seluruh BOSP tahap 2 tersalurkan. Sebab, proses penyaluran mengikuti penarikan data yang dilakukan Kementerian Pendidikan.



