alexametrics
25.9 C
Kudus
Sunday, July 24, 2022

Parah! Pemotor di Grobogan Nekat Terobos Jalan Cor yang Masih Basah

GROBOGAN – Sejumlah pemotor di Grobogan nekat menerobos Jalan Gubug-Tanjungharjo yang sedang diperbaiki. Bahkan, dari video yang beredar di media sosial pada Selasa (7/6), nampak para pengendara tanpa berpikir panjang justru melewati jalan yang masih basah setelah dicor oleh para pekerja.

Baca Juga : Miris! Siswa di Grobogan Belajar di Teras karena Ruang Kelas Rusak

Dari pengamatan Jawa Pos Radar Kudus pada Rabu (8/6) sekira pukul 10.30, nampak para pekerja sedang mengecor jalan. Namun, justru ada belasan pemotor yang nekat menerobos. Padahal, di ujung sebelah Selatan jalan telah diberi tanda jalan ditutup dan sedang diperbaiki.


Bahkan, Kepala Desa Kedungwungu Priyoto yang berada di lokasi terpaksa membujurkan mobilnya agar pengendara motor tak nekat. Tetapi, faktanya masih saja ada yang menerobos. Meski pada akhirnya ketika mendekati titik pengecoran jalan, mereka yang ngeyel itu berputar balik.

Baca Juga :  Bermasalah, Penggunaan Absensi Berbasis Aplikasi Ditunda Dua Pekan

“Jalan alternatif ada banyak. Bisa lewat jalan Gubug-Pranten Jati, Tambakan. Sebenarnya kami sudah tutup akses jalan ini. Sudah ada rapat juga. Cuma orang pulang dari pabrik kesadarannya kurang. Mereka buru-buru,” terangnya.

Priyoto menuturkan, sebelumnya kejadian sejumlah warga yang nekat menerobos jalan yang sedang dicor itu terjadi pada Selasa (7/6) sekitar pukul 16.00. Tepatnya ketika jam pulang kerja.

PERBAIKI: Sejumlah pekerja proyek memperbaik Jalan Gubug-Tanjungharjo, Rabu (8/6). (EKO SANTOSO/RADAR KUDUS)

Menurutnya, kejadian sore itu sebenarnya diketahui para pekerja proyek, sebab pada saat yang sama pekerja masih dilokasi. Tetapi, para warga yang melintas ketika diperingatkan justru marah.

“Para pekerja proyek ini kan orang jauh. Sementara, warga yang maksa lewat kan orang sini. Mereka saat dilarang marah-marah. Sehingga kami biarkan,” jelasnya.

Pihaknya pun kemudian menutup jalan dari arah selatan menggunakan overboden dan palang. Sementara, dari arah utara menggunakan material. (tos/khim)






Reporter: Eko Santoso

GROBOGAN – Sejumlah pemotor di Grobogan nekat menerobos Jalan Gubug-Tanjungharjo yang sedang diperbaiki. Bahkan, dari video yang beredar di media sosial pada Selasa (7/6), nampak para pengendara tanpa berpikir panjang justru melewati jalan yang masih basah setelah dicor oleh para pekerja.

Baca Juga : Miris! Siswa di Grobogan Belajar di Teras karena Ruang Kelas Rusak

Dari pengamatan Jawa Pos Radar Kudus pada Rabu (8/6) sekira pukul 10.30, nampak para pekerja sedang mengecor jalan. Namun, justru ada belasan pemotor yang nekat menerobos. Padahal, di ujung sebelah Selatan jalan telah diberi tanda jalan ditutup dan sedang diperbaiki.

Bahkan, Kepala Desa Kedungwungu Priyoto yang berada di lokasi terpaksa membujurkan mobilnya agar pengendara motor tak nekat. Tetapi, faktanya masih saja ada yang menerobos. Meski pada akhirnya ketika mendekati titik pengecoran jalan, mereka yang ngeyel itu berputar balik.

Baca Juga :  Bermasalah, Penggunaan Absensi Berbasis Aplikasi Ditunda Dua Pekan

“Jalan alternatif ada banyak. Bisa lewat jalan Gubug-Pranten Jati, Tambakan. Sebenarnya kami sudah tutup akses jalan ini. Sudah ada rapat juga. Cuma orang pulang dari pabrik kesadarannya kurang. Mereka buru-buru,” terangnya.

Priyoto menuturkan, sebelumnya kejadian sejumlah warga yang nekat menerobos jalan yang sedang dicor itu terjadi pada Selasa (7/6) sekitar pukul 16.00. Tepatnya ketika jam pulang kerja.

PERBAIKI: Sejumlah pekerja proyek memperbaik Jalan Gubug-Tanjungharjo, Rabu (8/6). (EKO SANTOSO/RADAR KUDUS)

Menurutnya, kejadian sore itu sebenarnya diketahui para pekerja proyek, sebab pada saat yang sama pekerja masih dilokasi. Tetapi, para warga yang melintas ketika diperingatkan justru marah.

“Para pekerja proyek ini kan orang jauh. Sementara, warga yang maksa lewat kan orang sini. Mereka saat dilarang marah-marah. Sehingga kami biarkan,” jelasnya.

Pihaknya pun kemudian menutup jalan dari arah selatan menggunakan overboden dan palang. Sementara, dari arah utara menggunakan material. (tos/khim)






Reporter: Eko Santoso

Most Read

Artikel Terbaru

/