Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BGN Temukan Banyak SOP Tak Dijalankan, Kepala Dapur SPPG Sukorejo 2 Blora Dicopot

A
Penulis: Ali Mustofa❯
‎KUNJUNGAN: Wakil Kepala BGN Mayjen TNI (Purn) Trenggono mengunjungi SPPG Sukorejo 2 yang beberapa hari lalu diduga menyebabkan 216 orang keracunan. (ARIF FAKHRIAN KHALIM/RADAR KUDUS)
‎KUNJUNGAN: Wakil Kepala BGN Mayjen TNI (Purn) Trenggono mengunjungi SPPG Sukorejo 2 yang beberapa hari lalu diduga menyebabkan 216 orang keracunan. (ARIF FAKHRIAN KHALIM/RADAR KUDUS)

Advertisement

BLORA – Badan Gizi Nasional (BGN) menjatuhkan sanksi tegas kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sukorejo 2, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora.

Kepala dapur SPPG tersebut dicopot dari jabatannya setelah dinilai tidak menjalankan tugas sesuai prosedur operasional yang telah ditetapkan.

Selain pencopotan kepala dapur, SPPG Sukorejo 2 juga dikenai suspend berat selama 30 hari.

Advertisement

Sanksi tersebut diberikan setelah terjadi dugaan keracunan makanan yang berdampak pada 216 penerima manfaat.

Keputusan tersebut disampaikan langsung Wakil Kepala BGN Mayjen TNI (Purn) Trenggono saat melakukan kunjungan ke SPPG Sukorejo 2.

Trenggono mengatakan kejadian yang terjadi di Blora merupakan persoalan serius karena berkaitan dengan keamanan makanan yang diberikan kepada penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Advertisement

Dari ratusan penerima manfaat yang terdampak, sebagian besar disebut telah kembali dalam kondisi sehat.

Saat kunjungan berlangsung, masih terdapat tiga anak yang menjalani perawatan di dua rumah sakit. Kondisi ketiganya disebut mulai membaik.

Menurut Trenggono, dapur yang memproduksi makanan dan menimbulkan dampak tersebut harus mendapatkan tindakan tegas.

Setelah dilakukan pemeriksaan, BGN menilai kondisi dapur SPPG Sukorejo 2 tidak memenuhi sejumlah persyaratan yang telah ditetapkan.

Advertisement

Artikel Terkait

Belajar dari Benyamin S Award: Membangun Daerah Tanpa Selalu Bergantung pada APBD

Belajar dari Benyamin S Award: Membangun Daerah Tanpa Selalu Bergantung pada APBD

Benyamin S Award diselenggarakan Pemprov DKI Jakarta melalui Biro Kerja Sama Daerah. Memasuki tahun kedua pada 2026, sebanyak 52 kelurahan mengikuti seleksi hingga terpilih 10 finalis yang menjalani penjurian akhir.

Blora dan Identitas Literasi: Merawat Ingatan, Membangun Karakter

Blora dan Identitas Literasi: Merawat Ingatan, Membangun Karakter

Wacana yang mendorong Blora untuk mengukuhkan diri sebagai "Kota Literasi" memancing kita untuk kembali menengok akar intelektualitas bangsa ini.

Panen Padi Organik di Musim Kemarau, Blora Perkuat Ambisi Jadi Lumbung Pangan Jawa Tengah

Panen Padi Organik di Musim Kemarau, Blora Perkuat Ambisi Jadi Lumbung Pangan Jawa Tengah

Musim kemarau tidak menghalangi aktivitas pertanian di Kabupaten Blora. Di Desa Gondel, Kecamatan Kedungtuban, para petani justru berhasil memanen padi organik.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer