Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Peringatan Hari Desa, Blora Gelar Kenduri, Doa dan Donasi Bencana di Sumatera

E
Penulis: Eko Santoso❯
INOVATIF: Pelaksanaan Kenduri dan doa bersama untuk korban bencana di Sumatera yang berlangsung di alun-alun Blora, Senin (12/01).
INOVATIF: Pelaksanaan Kenduri dan doa bersama untuk korban bencana di Sumatera yang berlangsung di alun-alun Blora, Senin (12/01).

BLORA – Sekitar 4.000 peserta dari unsur pemerintahan kecamatan dan desa se -Kabupaten Blora, menggelar Kenduri Desa di Alun-Alun Kabupaten Blora, Senin (12/1/2026). 


Advertisement

Mereka juga memanjatkan doa sekaligus menggalang dana untuk korban bencana banjir Sumatera, Aceh hingga daerah lainnya.

Kenduri Desa di Blora tersebut digelar dalam rangka peringatan Hari Desa tahun 2026, dengan dihadiri oleh Dirjen Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa dan Daerah Tertinggal Kemendes PDT RI Tabrani, Bupati Blora Arief Rohman, beserta Forkopimda Blora, Ketua Praja Blora. 

Hadir ribuan peserta yang terdiri dari seluruh camat dan ketua tim penggerak PKK kecamatan, seluruh kepala desa, perangkat desa, dan BPD se-Kab. Blora, serta tenaga pendamping profesional se-Kab. Blora.

Advertisement

Dirjen Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa dan Daerah Tertinggal Kemendes PDT RI Tabrani, mengapresiasi pelaksanaan peringatan Hari Desa di Kabupaten Blora yang berbeda dari daerah lainnya.

“Atas nama Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, kami memberikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada Bapak Bupati Blora, bahwa pelaksanaan Hari Desa Nasional ini diwarnai dengan kegiatan yang berbeda, biasanya kemarin kami melepas gerak jalan, melepas acara lain, tapi hari ini acaranya adalah duduk bersama yang dikemas dalam acara Kenduri, berdoa bersama yang dipimpin oleh ulama kita, mudah-mudahan apa yang dilakukan pagi ini doa kita didengar oleh Allah SWT,” terangnya.

Ia mengungkapkan bahwa Peringatan Hari Desa seperti di kabupaten Blora ini nantinya bisa menjadi contoh bagi daerah-daerah lainnya.

Advertisement

Kegiatan Kenduri tersebut diisi dengan oa bersama, penggalangan dana bagi korban bencana, pemotongan tumpeng oleh Dirjen dan Bupati Blora, hingga pemberian apresiasi kepada desa mandiri yang ada di Kabupaten Blora. 

Bupati Blora Arief Rohman menyebut kegiatan kenduri itu dalam rangka mensyukuri nikmat. Ia berharap desa-desa di Blora ke depan akan semakin maju. 

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan doa bersama. Bupati beserta seluruh peserta Kenduri Desa, mendoakan sejumlah daerah yang tengah mengalami musibah, mulai Sumatera, Aceh, hingga daerah sekitar, agar lekas pulih.

Photo
Photo

''Terima kasih ini ada peduli bencana juga, nanti kita akan salurkan untuk Sumatera dan Aceh, sebagai bentuk empati kita terhadap saudara-saudara kita yang sedang terkena musibah di Sumatera dan Aceh,” ungkapnya.

Di peringatan Hari Desa ini, Bupati Arief mengapresiasi peran dan dukungan dari Kepala Desa, perangkat desa, atas pengabdian dan dedikasinya dalam memajukan desanya.

“Dalam kesempatan yang berbahagia ini tentunya kami atas nama Pemerintah Kabupaten Blora menyampaikan apresiasi, terima kasih kepada Bapak atau Ibu Kepala Desa dan seluruh perangkat desa yang ada di Kabupaten Bora atas semua kerjasamanya, atas semua dedikasinya, atas semua pengabdiannya,” jelasnya. (tos)

Advertisement

Artikel Terkait

Blora Jadi Sasaran Pengembangan Sentra Pangan, Pemkab Gandeng PT Agrinas

Blora Jadi Sasaran Pengembangan Sentra Pangan, Pemkab Gandeng PT Agrinas

Pemkab Blora mulai memperkuat langkah pengembangan sektor pertanian melalui kerja sama strategis dengan PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero). 

Hujan Mulai Turun, Warga Blora Masih Kesulitan Air Bersih hingga Harus Berjalan 1 Kilometer

Hujan Mulai Turun, Warga Blora Masih Kesulitan Air Bersih hingga Harus Berjalan 1 Kilometer

Turunnya hujan belum sepenuhnya mengakhiri persoalan kekeringan di Kabupaten Blora.

Belajar dari Benyamin S Award: Membangun Daerah Tanpa Selalu Bergantung pada APBD

Belajar dari Benyamin S Award: Membangun Daerah Tanpa Selalu Bergantung pada APBD

Benyamin S Award diselenggarakan Pemprov DKI Jakarta melalui Biro Kerja Sama Daerah. Memasuki tahun kedua pada 2026, sebanyak 52 kelurahan mengikuti seleksi hingga terpilih 10 finalis yang menjalani penjurian akhir.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer