Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Sensasi Wisata Jeep Off-Road di Patiayam

Andika Trisna Saputra • Minggu, 7 September 2025 | 22:44 WIB
SERU: Sejumlah wisatawan bergaya di atas jeep saat menikmati Wisata Jeep Off-Road Patiayam Adventure, belum lama ini. (ANDIKA TRISNA SAPUTRA/RADAR KUDUS)
SERU: Sejumlah wisatawan bergaya di atas jeep saat menikmati Wisata Jeep Off-Road Patiayam Adventure, belum lama ini. (ANDIKA TRISNA SAPUTRA/RADAR KUDUS)

JEKULO – Wisata alam di kawasan Pegunungan Patiayam kini semakin berwarna dengan hadirnya Patiayam Adventure, wisata jeep off-road yang menawarkan pengalaman unik bagi pencinta tantangan.

Sejak resmi bergulir pada 13 Oktober 2019, wisata ini terus menarik perhatian wisatawan lokal maupun luar daerah.

Jamian, Pengelola Patiayam Adventure, menyebut rute yang ditawarkan fleksibel menyesuaikan permintaan pengunjung.

Baca Juga: Kunjungan Menteri PU, Harapkan Logung Dongkrak Produktivitas Pertanian dan Kendali Banjir

Paket perjalanan lengkap dibanderol Rp750 ribu per jeep, sudah termasuk makan siang, pengalaman naik speedboat di Waduk Logung, serta edukasi susu kambing etawa di Haidar Farm.

“Satu jeep maksimal diisi empat orang, satu di depan dan tiga di belakang. Reservasi wajib dilakukan sebelumnya agar perjalanan lebih terkoordinasi,” jelas Jamian.

Rute perjalanan wisatawan cukup variatif, dimulai dari Omah Jadoel sebagai titik kumpul, lalu mengunjungi Museum Purbakala Patiayam, susur tanggul irigasi, hingga melaju di sirkuit off-road Bunton.

Sensasi basah-basahan di Sungai Honggosoco menjadi daya tarik tersendiri sebelum wisatawan menikmati sajian susu kambing segar dan beristirahat sambil makan siang.

Saat ini, Patiayam Adventure telah menghimpun sekitar 40 anggota dengan jumlah jeep yang sama.

Mereka rutin melayani wisatawan, terutama saat momen libur panjang. Sebelum pandemi, dalam seminggu bisa empat kali mengantar rombongan wisatawan.

“Ramainya saat long weekend. Kami ingin pengalaman ini tak hanya soal off-road, tapi juga edukasi dan kearifan lokal Patiayam,” ujar Jamian.

Baca Juga: 150 Anak Khitan Massal Masjid Agung Kudus, Momentum Sosial Pererat Kebersamaan

Supeno, Kepala Desa Terban, menilai keberadaan Patiayam Adventure membantu meningkatkan potensi wisata desa.

Meski dikelola perorangan, pemerintah desa memberi dukungan penuh dengan membuka ruang terbuka hijau yang terintegrasi dengan Museum Patiayam.

“Jeep ini bisa berkolaborasi dengan destinasi wisata sekitarnya, termasuk Bendungan Logung. Dampaknya, UMKM juga ikut bergerak,” kata Supeno.

Lebih jauh, Supeno menyebut Patiayam menyimpan banyak peninggalan bersejarah, mulai dari situs purbakala, goa Jepang, hingga air terjun alami.

Baca Juga: Pemkab Kudus Jamin Ojol dengan BPJS Ketenagakerjaan

Namun akses jalan masih menjadi kendala utama karena statusnya masih jalan perhutani, belum beralih menjadi jalan kabupaten.

“Kalau akses jalan bisa lebih baik, wisatawan pasti makin senang datang. Potensi besar ini akan lebih mudah digali,” tambahnya.

Ia menambahkan, konsep perpaduan wisata alam, sejarah, dan edukasi, Patiayam Adventure diharapkan bisa menjadi magnet baru bagi wisata Kabupaten Kudus dan sekitarnya.

Meski masih terbatas soal infrastruktur, semangat kolaborasi masyarakat desa, pengelola, dan pemerintah menjadi modal besar untuk menjadikan Patiayam sebagai destinasi unggulan. (dik)

Editor : Zainal Abidin RK
#jeep #Kudus #patiayam jeep adventure #wisata kudus #Offroad