Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Penasaran Siapa Pemilik Taman Safari Indonesia? Ini Jawabannya

Fairus Salsabila Zahro • Jumat, 18 April 2025 | 20:55 WIB
Ilustrasi kebun binatang (Foto : Richard de Reus/Pexels)
Ilustrasi kebun binatang (Foto : Richard de Reus/Pexels)

RADAR KUDUS - Belakangan ini, heboh terkait sejumlah mantan pekerja Oriental Circus Indonesia (OCI) yang melaporkan dugaan tindakan eksploitasi serta pelanggaran HAM oleh pihak OCI dan juga Taman Safari Indonesia.

Beberapa perwakilan korban menceritakan kronologi dugaan kasus eksploitasi pada saat mereka masih dipekerjakan.

Mereka mengaku memperoleh sejumlah bentuk penyiksaan, seperti dipukul, disetrum, dipaksa bekerja ketika kondisi tidak sehat, hingga dipaksa untuk makan kotoran.

Maka dari itu, informasi tentang siapa sebenarnya sosok pemilik Taman Safari tersebut diburu warganet.

Dilansir dari sumber yang beredar, Taman Safari Indonesia didirikan oleh keluarga Manansang, yaitu Hadi Manansang, Jansen Manansang, Frans Manansang, dan juga Tony Sumampau.

Pemilik Taman Safari Indonesia (TSI) Group adalah Jansen Manansang, ia juga merupakan Direkturnya. Jansen lahir pada tahun 1942.

Keempat orang tadi diketahui memiliki peranan penting di dalam membesarkan Taman Safari Indonesia ini.

Hadi Manangsang (ayah Jansen, Frans, dan Tony) dulunya merupakan pemain akrobat keliling. Dahulu Jansen bersama dengan saudara-saudaranya itu ikut pekerjaan sang ayah, bahkan juga turut serta dalam berbagai pertunjukannya. 

Semua keperluan pertunjukan disiapkan secara pribadi oleh keluarga mereka. 

Karena terus berusaha keras, bisnis mereka itu pun semakin berkembang hingga dapat memiliki sirkus bertenda sendiri.

Lalu, suatu ketika mereka terinspirasi dengan sebuah kebun safari di Australia dan akhirnya muncul ide untuk mendirikan kebun binatang safari di Indonesia. 

Taman Safari Indonesia kini telah memiliki beberapa cabang, di antaranya yaitu Taman Safari Bogor, Bali Safari & Marine Park, serta Batang Dolphin Center.

Menanggapi tuduhan eksploitasi dan pelanggaran HAM sebelumnya, Tony sempat memberikan klarifikasi lewat agenda konferensi pers yang diadakan di Bogor.

Dikutip dari Radar Kediri, dalam pernyataannya, Tony telah membantah tuduhan-tuduhan dari para eks. pemain sirkus tersebut.

Lalu Tony menantang mereka untuk memperlihatkan berbagai bukti konkret atas tuduhan mereka.

Ia mengatakan bahwa pihak Taman Safari siap menjalani proses hukum yang berlaku jika memang diperlukan guna menemukan titik terang atas semua permasalahan ini.

Editor : Mahendra Aditya
#taman safari #eksploitasi #Pemilik taman safari