GROBOGAN - Tim KKN XVI Unisnu Jepara Desa Ngaringan berkerja sama dengan UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) Kripik Dua Putra yang berlokasi di Dusun Ledokan, Desa Ngaringan, semakin mengukuhkan eksistensinya di pasar lokal dengan langkah strategis pengembangan citra merek.
Ibu Katiyani, UMKM ini telah berhasil menarik perhatian konsumen melalui inovasi dan upaya peningkatan kualitas produknya.
Dalam sebuah upaya untuk memperkuat citra mereknya, Ibu Katiyani bekerja sama dengan komunitas mahasiswa KKN (Kuliah Kerja Nyata) dari Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara.
Kolaborasi ini melahirkan berbagai strategi baru untuk mengembangkan citra merek Kripik Dua Putra.
Salah satu langkah yang paling mencolok adalah perubahan pada desain kemasan produk, yang kini lebih modern, menarik, dan mempertahankan sentuhan tradisional yang menjadi ciri khas produk mereka.
"Dalam dunia bisnis, penampilan adalah segalanya," ujar Ibu Katiyani.
Tak hanya pada aspek kemasan, tetapi juga dalam hal peningkatan kualitas produk, Kripik Dua Putra terus berupaya untuk memberikan yang terbaik kepada pelanggan.
Bahan baku yang dipilih dengan teliti dan proses produksi yang terkontrol ketat menjadi fokus utama untuk menjaga kualitas produk tetap prima.
Selain itu, peran media sosial juga dimanfaatkan secara optimal sebagai sarana promosi dan interaksi dengan pelanggan.
Dengan kehadiran media online yang lebih kuat, Kripik Dua Putra mampu menjangkau lebih banyak pasar dan menjalin hubungan yang lebih erat dengan konsumen.
Para mahasiswa KKN yang terlibat dalam proyek ini merasa bangga dapat turut serta dalam pengembangan UMKM lokal seperti Kripik Dua Putra.
"Kami percaya bahwa mendukung UMKM adalah salah satu cara untuk memajukan ekonomi lokal," ujar salah seorang mahasiswa.
"Dengan kolaborasi yang solid antara pemilik usaha dan masyarakat, kami yakin bahwa Kripik Dua Putra akan terus berkembang dan menjadi kebanggaan bagi Desa Ngaringan."
Dengan semangat kolaborasi dan inovasi yang terus mengalir, UMKM Kripik Dua Putra berharap dapat tetap menjadi pilihan utama bagi para pecinta kuliner lokal, serta menjadi inspirasi bagi UMKM lainnya untuk terus berkembang dan berinovasi. (*)
Editor : Abdul Rokhim