JEPARA - Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama (UNISNU) Jepara sedang giat melaksanakan program Kemitraan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Kelet, Kabupaten Jepara, Rabu (21/2).
Salah satu fokus utama program ini adalah menggalakkan strategi pemasaran produk lokal, khususnya produk tepung tiwul yang dihasilkan oleh Bunda Yuli, seorang pengusaha lokal yang telah lama berkiprah di bidang tersebut.
Program ini melibatkan mahasiswa UNISNU Jepara dari beragam jurusan dan Bunda Yuli, pemilik usaha tepung tiwul yang berpengalaman.
Program Kemitraan KKN UNISNU Jepara bertujuan untuk mengembangkan strategi pemasaran yang efektif untuk meningkatkan penjualan produk tepung tiwul Bunda Yuli.
Program ini dilaksanakan selama periode KKN, dimulai dari bulan Februari hingga April 2024, di Desa Kelet, Kabupaten Jepara.
Mahasiswa KKN UNISNU Jepara terlibat aktif dalam analisis pasar, survei konsumen, dan identifikasi kompetitor untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang potensi dan tantangan dalam pemasaran produk tepung tiwul.
Mereka juga memberikan pelatihan kepada Bunda Yuli mengenai pemasaran online, branding produk, dan manajemen media sosial.
Selain itu, mereka melakukan kampanye sosial dan promosi produk melalui berbagai kegiatan komunitas di Desa Kelet, seperti pengajian, arisan, dan kegiatan sosial lainnya.
Baca Juga: Unisnu Jepara Lakukan Penarikan KKN Angkatan XVI Tingkat Universitas Tahun 2024
Tujuan utama dari program ini adalah untuk membantu Bunda Yuli meningkatkan penjualan produknya, menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat lokal, dan mengembangkan ekonomi di Desa Kelet secara berkelanjutan.
Melalui kolaborasi antara mahasiswa UNISNU Jepara dan Bunda Yuli, diharapkan akan tercipta strategi pemasaran yang inovatif dan efektif untuk memperluas jangkauan pasar produk tepung tiwul.
Selain itu, program ini juga memberikan manfaat sosial yang signifikan dengan melibatkan mahasiswa dalam pengembangan ekonomi lokal.
Dengan demikian, program Kemitraan KKN UNISNU Jepara bukan hanya sekadar kegiatan akademis, tetapi juga merupakan bentuk kontribusi nyata universitas dalam pembangunan masyarakat di tingkat lokal. (*)
Editor : Ali Mustofa