RADAR KUDUS - Persaingan smartphone gaming kelas menengah kembali memanas dengan hadirnya Infinix GT 30. Perangkat ini membawa peningkatan besar dibanding generasi sebelumnya melalui penggunaan chipset MediaTek Dimensity 7400, layar AMOLED 1.5K 144Hz, baterai besar 5.500 mAh, hingga tombol GT Trigger yang biasanya hanya ditemukan pada ponsel gaming premium.
Dengan sederet peningkatan tersebut, GT 30 diposisikan sebagai smartphone yang tidak hanya mampu menjalankan game kompetitif secara stabil, tetapi juga tetap nyaman digunakan untuk aktivitas harian, hiburan multimedia, hingga produktivitas.
Dari sisi performa, Infinix GT 30 mengandalkan MediaTek Dimensity 7400 yang diproduksi menggunakan fabrikasi 4nm. Chipset ini mengombinasikan empat inti Cortex-A78 berkecepatan hingga 2,6 GHz dan empat inti Cortex-A55 hingga 2,0 GHz, dipadukan GPU Mali-G615 MC2.
Baca Juga: Infinix GT 50 Pro: Spesifikasi Lengkap, Keunggulan, Kelemahan dan Harga
Kombinasi tersebut mampu memberikan performa tinggi sekaligus efisiensi daya yang lebih baik dibanding generasi chipset 6nm maupun 7nm. Smartphone ini juga telah mendukung jaringan 5G, Wi-Fi 6, Bluetooth 5.4, NFC, hingga infrared blaster.
Untuk menjaga performa tetap stabil saat bermain game dalam waktu lama, Infinix menyematkan sistem pendingin 3D Vapor Chamber Cooling dengan luas total mencapai 20.000 mm².
Teknologi ini membantu menurunkan suhu perangkat sehingga performa tetap konsisten ketika menjalankan game berat seperti PUBG Mobile, Mobile Legends, Honor of Kings maupun Call of Duty Mobile.
Salah satu fitur unggulan GT 30 adalah hadirnya GT Trigger, tombol sentuh tambahan di sisi bodi yang berfungsi layaknya tombol bahu pada konsol game. Fitur ini memberikan kontrol yang lebih presisi saat bermain game FPS maupun MOBA tanpa perlu menggunakan aksesori tambahan.
Smartphone ini juga membawa desain antena 360° Antenna Design yang diklaim mampu meningkatkan kestabilan sinyal ketika perangkat digunakan dalam posisi horizontal saat bermain game.
Pada sektor visual, Infinix GT 30 mengusung layar AMOLED LTPS 6,78 inci beresolusi 1.5K (1224 x 2720 piksel) dengan refresh rate adaptif hingga 144Hz. Panel tersebut mendukung cakupan warna 100 persen DCI-P3, tingkat kecerahan mencapai 4.500 nits peak brightness, Always-On Display, serta sertifikasi TÜV Low Blue Light yang membantu mengurangi paparan cahaya biru.
Touch sampling rate hingga 240Hz serta instant touch sampling mencapai 2.160Hz juga membuat respons layar terasa sangat cepat ketika digunakan bermain game kompetitif.
Untuk fotografi, GT 30 mengandalkan kamera utama 64 MP dengan Super PDAF yang dipadukan kamera ultrawide 8 MP, sedangkan kamera depan beresolusi 13 MP.
Ponsel ini mendukung perekaman video hingga 4K 30fps baik menggunakan kamera belakang maupun kamera depan. Tersedia pula berbagai mode pemotretan seperti AI Cam, Super Night, Portrait, Dual Video, Vlog, Panorama, Time-Lapse hingga Document Scanner.
Di sektor daya, Infinix GT 30 membawa baterai 5.500 mAh yang mendukung pengisian cepat 45W. Smartphone ini juga mendukung reverse charging 10W, sehingga dapat difungsikan sebagai power bank untuk mengisi perangkat lain.
Untuk pengalaman multimedia, Infinix membekali perangkat ini dengan dual stereo speaker, sertifikasi Hi-Res Audio, Hi-Res Wireless Audio, DTS Audio, serta dukungan Widevine L1 sehingga mampu menikmati layanan streaming berkualitas HD.
Baca Juga: Review Infinix Note 60 Pro: Desain Futuristik, Gaming Ngebut, dan Fitur AI Unik
Penyimpanan internal berkapasitas 256 GB UFS 2.2 dipadukan RAM 8 GB LPDDR5X yang masih dapat diperluas menggunakan Extended RAM hingga total 16 GB.
Sistem operasi yang dijalankan adalah Android 15 dengan antarmuka XOS 15, menghadirkan berbagai fitur AI terbaru, peningkatan keamanan, serta optimalisasi performa.
Dari sisi ketahanan, GT 30 telah menggunakan Corning Gorilla Glass 7i untuk melindungi layar dari goresan serta mengantongi sertifikasi IP64 yang memberikan perlindungan terhadap debu dan cipratan air.
Secara keseluruhan, Infinix GT 30 hadir sebagai salah satu smartphone gaming paling menarik di kelas menengah berkat perpaduan performa tinggi, layar berkualitas premium, fitur gaming lengkap, serta baterai besar. Meski demikian, masih terdapat beberapa kompromi yang perlu dipertimbangkan sebelum memutuskan membeli perangkat ini.
Spesifikasi Lengkap Infinix GT 30
| Spesifikasi | Keterangan |
|---|---|
| Layar | 6,78 inci AMOLED LTPS |
| Resolusi | 1.5K (1224 × 2720) |
| Refresh Rate | 60Hz, 90Hz, 120Hz, 144Hz |
| Chipset | MediaTek Dimensity 7400 (4nm) |
| GPU | Mali-G615 MC2 |
| RAM | 8GB LPDDR5X + Extended RAM 8GB |
| Penyimpanan | 256GB UFS 2.2 |
| Kamera Belakang | 64MP + 8MP Ultrawide |
| Kamera Depan | 13MP |
| Video | Hingga 4K 30fps |
| Baterai | 5.500 mAh |
| Fast Charging | 45W |
| Reverse Charging | 10W |
| Speaker | Dual Stereo DTS Hi-Res |
| Fingerprint | In Display |
| Pendingin | 20.000 mm² 3D VC Cooling |
| Fitur Gaming | GT Trigger |
| Sistem Operasi | Android 15 (XOS 15) |
| Ketahanan | IP64 |
| Konektivitas | 5G, WiFi 6, Bluetooth 5.4, NFC |
Kelebihan Infinix GT 30
-
Chipset MediaTek Dimensity 7400 4nm yang bertenaga sekaligus hemat daya.
-
Layar AMOLED 1.5K dengan refresh rate hingga 144Hz.
-
Kecerahan layar mencapai 4.500 nits sehingga tetap nyaman di luar ruangan.
-
Memiliki GT Trigger untuk pengalaman gaming layaknya konsol.
-
Sistem pendingin 20.000 mm² menjaga performa tetap stabil.
-
RAM LPDDR5X memberikan kecepatan multitasking lebih tinggi.
-
Kamera depan dan belakang sama-sama mendukung perekaman video 4K.
-
Stereo speaker DTS dan Hi-Res Audio menghasilkan kualitas suara lebih imersif.
-
Baterai besar 5.500 mAh dengan dukungan reverse charging.
-
Sudah menjalankan Android 15.
-
Mendukung NFC, WiFi 6, Bluetooth 5.4, Infrared Blaster.
-
Sertifikasi Gorilla Glass 7i dan IP64.
Kekurangan Infinix GT 30
-
Penyimpanan masih menggunakan UFS 2.2, belum UFS 3.1 atau UFS 4.0.
-
Kamera telephoto belum tersedia.
-
Kamera depan masih 13 MP sehingga kurang kompetitif dibanding rival tertentu.
-
Pengisian daya 45W masih kalah cepat dibanding beberapa pesaing yang menawarkan 67W hingga 120W.
-
Belum memiliki sertifikasi tahan air penuh seperti IP68.
-
Tidak mendukung pengisian daya nirkabel (wireless charging).
-
Slot microSD tidak tersedia sehingga kapasitas penyimpanan tidak dapat diperluas.