Jakarta – Tren minimalis dan serbatipis kini merambah industri aksesori pengisian daya.
Baseus resmi menggebrak pasar dengan memperkenalkan Baseus PicoGo Air AM71, sebuah magnetic power bank premium yang diklaim sebagai salah satu pengisi daya portabel paling ramping di dunia saat ini.
Produk yang sebelumnya sempat unjuk gigi dalam ajang pameran teknologi Global Connect Show (GCS) Shenzhen 2026 ini hadir dengan ketebalan fisik hanya 6,9 mm.
Berkat dimensinya yang nyaris setipis tumpukan kartu tersebut, Baseus PicoGo Air AM71 diposisikan sebagai penantang langsung bagi Xiaomi UltraThin Magnetic Power Bank yang sudah lebih dulu mencuri perhatian di ceruk pasar yang sama.
Pihak Baseus menjelaskan bahwa lini PicoGo Air sengaja dirancang untuk memfasilitasi para mobilitas tinggi yang membutuhkan pasokan daya cadangan darurat, namun enggan direpotkan oleh bobot powerbank konvensional yang tebal dan berat.
Bentuknya yang pipih membuatnya nyaman ditempelkan di punggung ponsel tanpa mengganggu genggaman tangan maupun saat diselipkan ke saku celana.
Kapasitas Ringkas dengan Fitur Unik NFC Monitoring
Meski mengusung cangkang bodi yang sangat tipis, Baseus tidak berkompromi soal fungsionalitas dasarnya dengan tetap membenamkan baterai berkapasitas 5.000 mAh (19,4 Wh).
Kapasitas ini dinilai sudah lebih dari cukup untuk menyuplai daya ekstra bagi ponsel pintar sepanjang hari.
Salah satu inovasi paling membedakan yang diusung oleh perangkat ini adalah kehadiran fitur NFC Battery Monitoring.
Berbeda dengan powerbank biasa yang mengandalkan lampu LED manual, pengguna PicoGo Air cukup mendekatkan ponsel mereka ke bodi powerbank untuk membaca rincian sisa daya, status pengisian, hingga kondisi kesehatan perangkat secara instan melalui aplikasi pendamping khusus.
Sistem Pendingin Graphene dan Pengisian Cepat Dual-Mode
Bodi yang ekstra tipis menuntut manajemen termal yang sangat ketat demi menghindari risiko panas berlebih (overheating).
Mengatasi tantangan tersebut, Baseus menyuntikkan arsitektur Triple-Loop Cooling Structure yang mengombinasikan material canggih berupa graphene dan aerogel untuk membuang hawa panas secara efisien, dipadukan dengan sensor suhu pintar yang bekerja secara real-time.
Dari segi performa pengisian, aksesori ini menyediakan dua opsi output daya yang fleksibel:
-
Pengisian Kabel (Port USB-C): Mendukung fitur fast charging hingga daya maksimal 22,5W.
-
Pengisian Nirkabel (Wireless Magnetik): Memasok daya hingga 15W (kompatibel dengan MagSafe pada lini iPhone 12 hingga iPhone 17 serta perangkat berstandar Qi lainnya).
Guna memperpanjang usia pakai baterai gawai yang diisi, Baseus turut menyematkan fitur Smart Trickle Charge Mode.
Melalui fitur ini, laju hantaran daya akan otomatis melambat secara mandiri begitu kapasitas baterai ponsel menyentuh angka 80%.
Spesifikasi Teknis Baseus PicoGo Air AM71
-
Material Bodi: Aluminium unibody dipadu serat kaca (glass fiber) dengan tepian melengkung.
-
Input USB-C: 5V/3A, 9V/2,2A
-
Output USB-C: Hingga 22,5W
-
Wireless Charging: Skala adaptif 5W, 7,5W, 10W, hingga 15W
-
Total Output: 5V/3A
-
Paket Proteksi: Lapisan keamanan berlapis mulai dari perlindungan terhadap overcharge, overdischarge, overvoltage, overpower, overcurrent, korsleting, suhu berlebih, hingga gangguan elektromagnetik.
Estimasi Harga
Hingga berita ini diturunkan, pihak Baseus belum mengungkap jadwal rilis resmi maupun banderol harga untuk pasar Indonesia.
Namun sebagai patokan, di pasar domestik China, Baseus PicoGo Air AM71 ditawarkan dengan harga kisaran 299 yuan atau setara dengan Rp 680 ribuan.
Kombinasi desain ultra-tipis, material kokoh, serta sensor pemantau berbasis NFC menjadikannya opsi memikat di kelas powerbank magnetik premium tahun ini.
Editor : Iwan Arfianto