RADAR KUDUS - Layanan kecerdasan buatan Claude milik Anthropic mengalami gangguan besar yang berdampak pada pengguna di berbagai negara. Masalah ini tidak hanya membuat chatbot gagal merespons perintah, tetapi juga mengganggu akses ke website, aplikasi desktop, aplikasi seluler, hingga layanan API yang digunakan oleh banyak perusahaan dan pengembang.
Sejak Selasa (2/6), laporan gangguan meningkat tajam dalam waktu singkat. Banyak pengguna mengaku tidak dapat mengakses Claude sama sekali, sementara sebagian lainnya menghadapi layar kosong, pesan kesalahan, atau proses pemuatan yang tidak pernah selesai.
Data pemantauan layanan menunjukkan lonjakan laporan gangguan terjadi secara tiba-tiba. Dalam hitungan menit, jumlah keluhan melonjak dari hampir tidak ada menjadi ratusan laporan. Kondisi ini mengindikasikan adanya masalah sistem berskala luas, bukan sekadar gangguan lokal atau regional.
Baca Juga: Claude Tumbang Global! Chatbot AI Anthropic Tak Bisa Digunakan, Pengguna Dibanjiri Pesan Error
Dampak terbesar dirasakan oleh pengguna yang mengakses platform utama Claude melalui browser. Sebagian besar laporan menyebutkan mereka tidak dapat masuk atau menggunakan fitur chatbot. Selain itu, pengguna aplikasi desktop dan perangkat seluler juga mengalami kendala serupa, dengan aplikasi yang gagal memuat percakapan maupun merespons perintah.
Gangguan tersebut tidak berhenti pada layanan konsumen. Infrastruktur API Claude yang menjadi tulang punggung integrasi AI untuk berbagai aplikasi pihak ketiga juga terdampak. Akibatnya, sejumlah layanan dan perangkat lunak yang mengandalkan model AI Anthropic ikut mengalami gangguan operasional.
Efek berantai pun mulai terlihat. Sejumlah perusahaan dan pengembang melaporkan fitur berbasis Claude dalam produk mereka tidak berjalan sebagaimana mestinya. Di berbagai platform media sosial, pengguna mengeluhkan percakapan yang gagal dimuat, jawaban kosong dari chatbot, hingga performa sistem yang sangat lambat.
Situasi ini menjadi perhatian besar mengingat Claude telah menjadi salah satu platform AI generatif yang banyak digunakan untuk produktivitas, penulisan konten, pemrograman, analisis data, hingga kebutuhan bisnis sehari-hari. Ketika layanan tersebut berhenti berfungsi, banyak aktivitas kerja dan proyek digital ikut terhambat.
Menanggapi situasi tersebut, Anthropic bergerak cepat dengan memperbarui halaman status layanan resminya. Perusahaan mengonfirmasi bahwa mereka mendeteksi peningkatan error pada sejumlah model AI yang mereka operasikan.
Gangguan tersebut diketahui memengaruhi beberapa model utama Claude, termasuk Claude 3.5 Sonnet, Claude 3 Opus, dan Claude 3 Haiku. Tim teknis Anthropic menyatakan bahwa sumber masalah telah berhasil diidentifikasi dan proses perbaikan sedang berlangsung.
Status insiden bahkan telah ditingkatkan menjadi "Identified", yang berarti para insinyur perusahaan telah menemukan akar permasalahan dan mulai menerapkan langkah pemulihan untuk mengembalikan stabilitas sistem.
Meski demikian, hingga saat ini Anthropic belum memberikan estimasi resmi kapan seluruh layanan akan kembali normal sepenuhnya. Ketidakpastian tersebut membuat banyak pengguna, mulai dari profesional, mahasiswa, kreator konten, hingga pengembang perangkat lunak, harus mencari alternatif sementara sambil menunggu proses pemulihan selesai.
Insiden ini kembali menunjukkan betapa besarnya ketergantungan dunia digital terhadap layanan kecerdasan buatan modern. Ketika satu platform utama mengalami gangguan, dampaknya dapat merambat ke berbagai sektor dan menghambat produktivitas ribuan bahkan jutaan pengguna dalam waktu bersamaan.
Untuk sementara, pengguna Claude hanya bisa menunggu pembaruan berikutnya dari Anthropic sembari berharap proses pemulihan berjalan lancar dan layanan kembali beroperasi secara normal dalam waktu dekat.
Editor : Mahendra Aditya