Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Meta Pakai AI “Baca Tulang” untuk Saring Anak di Instagram

Iwan Arfianto • Rabu, 6 Mei 2026 | 16:16 WIB
Ilustrasi instagram
Ilustrasi instagram

 

Jakarta – Meta, perusahaan yang menaungi Instagram dan Facebook, memperkenalkan inovasi terbaru dalam sistem keamanan anak dengan memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk menganalisis struktur tulang.

Langkah ini diambil guna menyaring dan menghapus akun pengguna yang berusia di bawah 13 tahun dari platform mereka.

Teknologi ini bekerja dengan memindai konten foto dan video yang diunggah pengguna untuk mencari isyarat visual tertentu, seperti proporsi tinggi badan dan karakteristik struktur tulang yang mencirikan anak-anak.

Meta menegaskan bahwa sistem ini bekerja berdasarkan isyarat fisik umum dan bukan merupakan teknologi pengenalan wajah (facial recognition) yang mengidentifikasi individu secara spesifik.

Cara Kerja dan Verifikasi Akun

Selain analisis fisik, AI milik Meta juga memindai elemen teks seperti bio, komentar, hingga caption untuk mencari petunjuk kontekstual mengenai usia pemilik akun.

Jika sistem mengidentifikasi pengguna berada di bawah umur, Meta akan langsung menonaktifkan akun tersebut.

Pengguna yang terdampak diwajibkan melakukan verifikasi usia resmi jika ingin memulihkan akunnya.

Fitur ini kabarnya mulai diuji coba di Amerika Serikat sebelum nantinya diluncurkan secara global.

Teknologi serupa sebelumnya telah dikembangkan oleh penyedia layanan verifikasi pihak ketiga seperti Yoti.


Perlindungan Akun Remaja dan Tekanan Hukum

Langkah progresif Meta ini muncul di tengah tekanan hukum yang signifikan.

Baru-baru ini, Meta dijatuhi denda sebesar USD 375 juta (sekitar Rp 6 triliun) oleh pengadilan di New Mexico karena dianggap gagal melindungi anak-anak dari risiko predator daring dan menyesatkan konsumen terkait fitur keamanan mereka.

Sebagai bagian dari upaya perlindungan tambahan, Meta juga memperluas kategori "Akun Remaja" bagi pengguna berusia 13 hingga 18 tahun. Akun dalam kategori ini memiliki batasan ketat, antara lain:

Sistem "Akun Remaja" ini dijadwalkan akan meluncur secara resmi di Inggris dan Uni Eropa pada Juni mendatang.


Desakan Regulasi di Tingkat Toko Aplikasi

Di tengah implementasi teknologi ini, Meta secara konsisten mendesak pemerintah agar kewajiban verifikasi usia dibebankan pada tingkat sistem operasi (OS) atau toko aplikasi (app store) seperti Google Play Store dan Apple App Store.

Meta berargumen bahwa pendekatan ini lebih efektif daripada mengharuskan setiap pengembang aplikasi melakukan verifikasi secara mandiri.

Usulan ini dilaporkan mulai mendapatkan dukungan legislatif di beberapa negara bagian Amerika Serikat seperti California dan Colorado.

Editor : Iwan Arfianto
#Verifikasi Usia #Keamanan Online #instagram #meta #kecerdasan buatan